Massa Aliansi Buruh Demo di Patung Kuda, Tuntut Stop Brutalitas Aparat Hingga Bebaskan Peserta Aksi dan Aktivis Demokrasi!
Kamis, 04 Sep 2025, 13:50 WIBJAKARTA - Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan menggelar aksi demonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat pada hari ini, Kamis (4/9/2025).Â
"Aksi di Patung Kuda, titik kumpul jam 11 di Gedung ILO Thamrin," kata Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Unang Sunarno saat dihubungi.
Unang menyampaikan duka atas meninggalnya 10 masyarakat dalam aksi beberapa hari belakangan. Namun di tengah luka dan duka, ia mengatakan masyarakat tidak boleh diam dan takut.
Menurut pantuan Koran Jakarta di tempat pada sekitar 12.38 WIB, massa Aliansi Gebrak (Gerakan Buruh Bersama Rakyat) mulai bergerak dari halte Kebon Sirih menuju sekitar Patung Kuda.Â
Setelah melakukan orasi dengan berjalan memutar melewati gedung DPRD Jakarta, massa aliansi buruh akhirnya berhenti di depan Menara Danareksa untuk melanjutkan orasi mereka sekitar pukul 13.30 WIB.Â
Diketahui, Aliansi Gebrak ini terdiri dari puluhan serikat dan konfederasi buruh di Indonesia.Â
Mereka membawa sejumlah tuntutan, termasuk minta massa aksi yang ditahan untuk dibebaskan.
Dalam aksi tersebut, GEBRAK siap meluncurkan 5 tuntutan prioritas rakyat yang diyakini bisa mengguncang rezim hari ini.
1. Stop Brutalitas Aparat dan Militerisme!
Tidak ada lagi alasan untuk menembaki rakyat, menyiksa demonstran, apalagi mengerahkan kendaraan tempur di kawasan sipil.Â
GEBRAK mendesak agar seluruh pasukan bersenjata ditarik dari ruang publik.
2. Bebaskan Peserta Aksi dan Aktivis Demokrasi!
Puluhan hingga ratusan aktivis ditahan tanpa alasan jelas.Â
GEBRAK menuntut pembebasan segera tanpa syarat, serta penghentian kriminalisasi terhadap gerakan rakyat.
3. Usut Tuntas Pembunuhan dan Penghilangan Paksa!
Tragedi jatuhnya korban jiwa tak boleh dibiarkan. GEBRAK menuntut pembentukan tim independen untuk mengungkap 10 korban meninggal dan kasus orang hilang.Â
Aparat pelaku serta komandan yang memberi perintah harus diadili.
4. Cabut Kebijakan Anti-Rakyat dan Pajak Mencekik!
GEBRAK menolak keras kenaikan tarif pajak yang mencekik rakyat miskin dan kelas menengah.Â
Mereka juga menuntut pembatalan UU Cipta Kerja, KUHP baru, UU Minerba, Proyek Strategis Nasional, serta seluruh regulasi yang dianggap mengorbankan rakyat demi kepentingan elit.
5. Potong Anggaran Pejabat dan Polri untuk Kesejahteraan Rakyat!
Kemewahan pejabat dan membengkaknya anggaran kepolisian dianggap sebagai pengkhianatan terhadap penderitaan rakyat.Â
GEBRAK menuntut alokasi ulang anggaran untuk sektor vital, pendidikan, kesehatan, pangan murah, dan upah layak.
- Demo
- demo buruh
- massa aliansi buruh
- Gebrak
- Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Rakyat Tagih Janji! BEM UI Gelar Demo 9 September 2025 Desak 17+8 Tuntutan Rakyat, DPR Tak Bisa Lagi Tutup Mata!
-
7 Tuntutan Demo Ojol: Potongan Aplikasi 10 Persen, Copot Menhub, Hingga Usut Tragedi 28 Agustus
-
BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Jawa Timur dan Jawa Barat untuk Antisipasi Hujan Ekstrem yang Berisiko Banjir
-
Nepal Memanas! 4 Fakta Larangan Medsos Berujung Demo Berdarah, PM Mundur Hingga Gedung Parlemen Dibakar
-
Mahfud MD Bongkar Teori Konspirasi Riza Chalid Dalangi Kericuhan Demo DPR
-
Pelatihan CPNS 2026 Resmi Dibuka, Pemprov DKI Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
-
Disebut Biang Kerusuhan Demo, Dendam Antara Prabowo dengan Riza Chalid Dibongkar Mantan Intelijen Negara!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.