PBB: Fenomena Cuaca Dingin La Nina Mungkin Kembali pada Periode September-November

Selasa, 02 Sep 2025, 14:27 WIB

JENEWA - Fenomena cuaca dingin La Nina mungkin akan kembali antara bulan September dan November, tetapi meskipun demikian, suhu diperkirakan akan tetap di atas rata-rata, kata Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (2/9).

La Nina adalah fenomena iklim alami yang mendinginkan suhu permukaan di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur khatulistiwa. Fenomena ini menyebabkan perubahan pola angin, tekanan, dan curah hujan.

Ket. Foto: WMO memprediksi ada peluang sebesar 55% bagi suhu permukaan laut di Pasifik khatulistiwa untuk mendingin ke tingkat La Niña, — Sumber: WMO

Kondisi berosilasi antara La Nina dan kebalikannya El Nino, dengan kondisi netral di antaranya.

Setelah periode singkat kondisi La Nina yang lemah, kondisi netral telah bertahan sejak Maret, kata Organisasi Meteorologi Dunia PBB.

"Ada peluang sebesar 55 persen bagi suhu permukaan laut di Pasifik khatulistiwa untuk mendingin ke tingkat La Nina" pada periode September hingga November, katanya.

"Untuk Oktober-Desember 2025, kemungkinan kondisi La Nina sedikit meningkat menjadi sekitar 60 persen," kata badan cuaca dan iklim (WMO) PBB dalam pembaruan triwulanannya.

Peluang terjadinya El Nino pada bulan September-Desember sangat kecil.

Di banyak lokasi, terutama di daerah tropis, La Nina menghasilkan dampak iklim yang berlawanan dengan El Nino, yang memanaskan permukaan lautan, yang menyebabkan kekeringan di beberapa bagian dunia dan memicu hujan lebat di tempat lain.

Latar Belakang Perubahan Iklim 

La Nina 2020-2023 yang berlangsung sangat lama merupakan La Nina triple-dip pertama di abad ke-21, dan baru yang ketiga sejak 1950. La Nina ini memperparah kekeringan dan banjir.

Akan tetapi, meskipun La Nina memberikan efek pendinginan, hal itu tidak menghentikan rangkaian tahun-tahun yang sangat panas.

10 tahun terakhir merupakan 10 tahun terpanas yang pernah tercatat.

Suhu tetap berada pada rekor atau mendekati rekor bahkan setelah kondisi El Nino mereda tahun lalu, tahun 2024 menjadi tahun terpanas yang pernah tercatat.

WMO menggarisbawahi bahwa peristiwa iklim yang terjadi secara alami seperti La Nina dan El Nino terjadi dengan latar belakang perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia, "yang meningkatkan suhu global, memperburuk cuaca ekstrem, dan memengaruhi curah hujan musiman serta pola suhu".

Pembaruan terkini WMO menyebutkan suhu untuk periode September-November diperkirakan akan berada di atas normal di sebagian besar belahan bumi utara dan sebagian besar belahan bumi selatan.

"Prakiraan musiman untuk El Nino dan La Nina serta dampaknya terhadap cuaca kita merupakan alat intelijen iklim yang penting," kata kepala WMO Celeste Saulo.

"Mereka menghasilkan penghematan ekonomi jutaan dollar bagi sektor-sektor utama seperti pertanian, energi, kesehatan, dan transportasi, serta telah menyelamatkan ribuan nyawa ketika digunakan sebagai panduan tindakan kesiapsiagaan dan respons."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

Berita Terbaru

Dopamine Land Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hiburan Multisensori

Festival Pacu Jalur 2026 di Kuansing Dibuka Plt Gubernur Riau, Ini Jadwal Lengkapnya!

FLONA 2026 Digelar di Lapangan Banteng, Pamerkan Kekayaan Flora-Fauna Nusantara

PLN Berhasil Pulihkan Keseluruhan Sistem Kelistrikan Flores Pasca Gempa M7,7

Pertamina Tambah Fasilitas Dermaga Jetty di Terminal BBM Manggis Bali, Amankan Pasokan BBM Bali-Nusra

PT KAI dan KCIC Gelar Program EduTrain bagi 81 Anak Panti Asuhan

Gubernur Pramono Lantik 7 Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Satu Dekade EMOS Perkuat Ekosistem Kesehatan Digital Indonesia

Pemkot Kembali Gelar Bandung Great Sale 2026

Bank Mandiri Perkuat Sinergi dengan Garuda Indonesia lewat GATF 2026, Bidik Transaksi Travel Nasabah

Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih bagi Warga Cihanja

Bareskrim Polri Ungkap 5 Kasus Perdagangan Orang dengan Modus Pengantin Pesanan

Pemkot Bandung Segera Tanam Kembali Pohon di Jalan RE Martadinata

Sequis Life Dorong Perempuan Wirausaha Perkuat Fondasi Finansial dan Jaringan Bisnis

MPR Tegaskan Hari Konstitusi Bukan Sekadar Seremonial

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Tahura Raden Soerjo, Begini Tata Cara Reschedule Tiket!

Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Lagi! Walkot Farhan: Jam Operasionalnya Pukul 08.00-16.00 WIB

Kabar Gembira! Anggota DPR Desak Pemerintah Realisasikan Sekolah SD-SMP Gratis Sesuai Amanat Putusan MK

Bimo/Arlya Tersingkir di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Fokus dan Mental Jadi Evaluasi Utama

Pullman Jakarta Central Park Gandeng Alethea Sposa Hadirkan Koleksi Mooncake Eksklusif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.