Polda Metro Jaya Operasi Jaga Keamanan Jakarta

Senin, 01 Sep 2025, 01:15 WIB

JAKARTA – Untuk menjaga kondisi ibu kota Jakarta dari berbagai elemen perusuh, Polda Metro Jaya menggelar patroli. Hal ini dilakukan dalam rangka untuk mengamankan Jakarta di tengah gelombang demonstrasi dalam satu pekan terakhir. Patroli dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Metro Jaya dengan melibatkan 324 personel yang nantinya dibagi ke tiga wilayah sasaran.

“Kegiatan patroli dilaksanakan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, untuk memberikan rasa aman,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi di kawasan Monas, Jakarta, Minggu. Kepolisian juga berterima kasih kepada masyarakat dan semua pihak yang telah bersama-sama berkomitmen secara nyata, berpartisipasi aktif untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ket. Foto: Polda Metro Jaya menggelar patroli skala besar pada Minggu (31/8) untuk mengamankan Jakarta. — Sumber: ANTARA/Dokumentasi Pribadi

Tiga wilayah sasaran patrol adalah kelompok pertama bergerak ke arah Jakarta Utara, Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Untuk kelompok kedua, bergerak ke arah Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan. Lalu, kelompok ketiga menyasar Jakarta Selatan hingga Depok.

Ade mengatakan bahwa jajaran polres dan polsek 13 wilayah hukum Polda Metro Jaya juga melaksanakan tugas serupa. Hari ini juga dilakukan kegiatan serupa dengan melibatkan beberapa pihak, bersama-sama bergabung dengan jajaran TNI dan Pemprov Jakarta.

Menurut Ade, pelaksanaan patroli dilaksanakan dengan pendekatan humanis dan persuasif. “Kami juga terus membangun komunikasi bekerja sama secara aktif melakukan imbauan-imbauan persuasif dan selalu didukung oleh tokoh-tokoh agama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. Itu bersama-sama di lapangan,” jelas Ade.

Ade mengimbau masyarakat untuk tetap tenang di tengah gelombang unjuk rasa yang terjadi di Jakarta dalam sepekan terakhir. Apabila ada yang melakukan tindakan anarkis, kata dia, Kepolisian akan bertindak tegas, namun tetap terukur sesuai dengan prosedur. “Ada tahapan-tahapan kegiatan atau upaya Kepolisian yang sudah dipahami oleh anggota-anggota di lapangan,” katanya.

Dari mulai kegiatan imbauan, edukasi, persuasif, peningkatan kehadiran Kepolisian dan komitmen tegas bila ditemukan tindakan-tindakan atau perilaku anarkis pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. “Itu akan dilakukan tindakan tegas secara terukur sesuai SOP. Ini hal yang paling akhir dan tidak kami harapkan terjadi,” katanya.

Sementara itu, Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi Jakarta mengajak seluruh warga Ibu Kota untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di tengah dinamika sosial yang berkembang.

“Jaga Jakarta, rumah kita bersama” kata Wakil Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Jakarta, Budi Siswanto.

Dia menegaskan, perusakan sarana publik justru akan merugikan warga.

  • pengamanan jakarta

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.