Pemkab Penajam Siapkan Sinergi dengan Konsep Kota Pintar IKN
Senin, 01 Sep 2025, 03:06 WIBPENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, bebenah menyiapkan sinergi dengan konsep kota cerdas (smart city) Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibangun di sebagai wilayah kabupaten itu dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
âPemerintah kabupaten siap sinergi dengan program kota pintar agar tidak terjadi ketimpangan dengan IKN,â ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya menyangkut kehadiran IKN di Penajam, kemarin.
Kabupaten Penajam Paser Utara, lanjut dia, harus bergerak seiring karena posisi sangat strategis sebagai pintu gerbang Nusantara.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menjalin kerja sama yang lebih kuat dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Kerja sama dengan Komdigi harus dijalin dengan kuat agar pengembangan smart city di Kabupaten Penajam Paser Utara, jelas dia, bisa berjalan seiring dengan pembangunan IKN.
Semua harus terkoneksi dalam satu sistem seperti penerapan âsatu dataâ akan menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan daerah secara lebih terarah dan efisien. âKoneksi itu berdampak positif terhadap pelayanan publik, pembangunan kabupaten, serta peluang investasi dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),â katanya.
Pengembangan kota lintas tidak hanya fokus pada pelayanan publik, tetapi juga berperan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kemudian, menurut dia, promosi potensi Kabupaten Penajam Paser Utara, serta membuka peluang investasi melalui platform seperti Smart City Business Matching.
Kerja sama berbagi inovasi dengan daerah lain dan memperkuat kolaborasi dengan pengembang teknologi digital guna mempersiapkan diri menghadapi transformasi digital yang semakin maju, juga sangat penting.
Menambah wawasan, mencari referensi, dan melihat berbagai percontohan model pengembangan smart city yang bisa diterapkan di Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai gerbang gerbang IKN, harus dilakukan, demikian Mudyat Noor.
Sementara itu, Pemkab Kukar secara proaktif menyiapkan beragam potensi investasi dengan fokus utama pada sektor hilirisasi untuk memperkuat posisinya sebagai daerah penyangga strategis IKN.
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Rabu menyatakan bahwa penguatan hilirisasi akan mencakup seluruh kecamatan melalui program One District, One Industry.
Menurutnya, program ini dirancang untuk membangun industri pengolahan yang dekat dengan sumber bahan baku, seperti turunan kelapa sawit, pasir silika, hingga batu bara. âIndustrinya yang kita dekatkan dengan sumber potensi di setiap kecamatan, sehingga proses hilirisasi komoditas unggulan dapat berjalan optimal,â ujar Aulia.
Selain industri berbasis sumber daya alam, sektor pariwisata juga menjadi andalan dengan rencana pengembangan Pulau Kumala sebagai ikon one-stop entertainment. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Masih 15 Tahun, Remaja Padang Ini Sudah Berangkat Haji
-
DLH Banyumas Kembangkan TPST BLE Tekan Beban Pengolahan Sampah
-
Komisi IX DPR RI Gelar Raker bersama Menkes dan Mensos
-
Rayakan Hari Kartini, Kemenhub Dorong Perempuan jadi Agen Perubahan Mewujudkan Keselamatan Berlalulintas
-
Di Tengah Minimnya Hasil Tangkapan, Nelayan Trenggalek Larung Sesaji
-
Gambir Sumbar Tak Mau Lagi Dilego Murah! Kementan–BUMN Siapkan Lompatan Besar
-
Otorita Buka Ruang Keterlibatan Profesional Bangun IKN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.