- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Bogor Gelar Gerakan...
Pemkot Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 6 Kecamatan
Minggu, 31 Agu 2025, 15:35 WIBBOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, bekerja sama dengan Bulog.
GPM serentak yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dilaksanakan di seluruh Indonesia, termasuk di enam Kecamatan di Kota Bogor, Sabtu (30/8).
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, bersama tim pengendali inflasi Kota Bogor hadir langsung pada pelaksanaan GPM di Lapangan Pondok Rumput, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
GPM tingkat Kota Bogor yang dilaksanakan serentak menyediakan dua ton beras untuk masing-masing kecamatan.
Wali Kota Dedie Rachim mengatakan bahwa dengan hadirnya GPM ini untuk memastikan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
"Cadangan pangan aman, kebutuhan terpenuhi, dan ini kewajiban pemerintah untuk menyalurkan ketika terjadi fluktuasi," ujar dia.
Saat ini, inflasi di Kota Bogor stabil, namun meski demikian kondisi itu tetap harus dijaga sehingga tidak ada peningkatan inflasi. Dari indikator GPM terlihat daya beli masyarakat cukup tinggi untuk memperoleh bahan pangan yang dibutuhkan.
Selain itu, kondisi antrean semua berjalan normal.
Kepala DKPP Kota Bogor, Dody Ahdiat, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan arahan langsung dari Kemendagri agar seluruh kabupaten kota di Indonesia melaksanakan GPM.
Sebab saat ini stok cadangan pangan di Indonesia sudah cukup melimpah, sehingga perlu disalurkan kepada masyarakat.
"Semua bergerak, termasuk Kota Bogor di enam kecamatan. Jadi semua mengadakan Gerakan Pangan Murah, tidak hanya beras SPHP, tapi kita juga ada minyak murah, bawang murah, cabai murah, dan gula," ujar dia.
Selain GPM dari pusat, Kota Bogor juga rutin menggelar operasi pasar murah yang tujuannya mengendalikan inflasi dan menjamin ketersediaan dan kebutuhan masyarakat terjaga.
Ini juga merupakan arahan langsung dari Menteri Pertanian untuk menciptakan ekosistem pertanian yang sehat dan perdagangan yang sehat.
"Jadi ini memang harus dibangun dari hulu ke hilir, dari kabupaten kota, dari tingkat petani, penjual, hingga konsumen," ujar dia.
Sebagai informasi, seremoni pembukaan melalui sambungan virtual dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian dan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, yang dihadiri juga oleh Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, dan Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. ils/I-1
- Pemkot Bogor
- Gerakan Pangan Murah
- Wali Kota Bogor
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Serie A: Inter Kian Dekat ke Scudetto Usai Bungkam Cagliari, Como Terpeleset
-
Pemkot Bogor Berkomitmen Akhiri Era Buang Sampah di Lahan Terbuka Tanpa Diolah
-
75 Personel Padamkan Kebakaran di Gedung D Kemendagri Jaksel
-
Gerakan Pangan Murah di Kota Kediri
-
PAM Jaya Bagikan Toren Gratis bagi Warga Koja untuk Jaga Ketersediaan Air
-
Krisis Energi Belum Usai, Uni Emirat Arab Mundur dari OPEC
-
27,6% Perempuan Indonesia Insecure soal Gigi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.