Jalan Cikadu Cianjur Diperbaiki dan Dibuat Jembatan Permanen
Selasa, 14 Jul 2026, 21:42 WIBCIANJUR â Untuk memudahkan warga bermobilitas maka jalan-jalan rusak diperbaiki. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, menargetkan pembangunan jembatan permanen dan perbaikan jalan rusak penghubung antarkecamatan sepanjang 9 kilometer di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu, berjalan awal 2027 guna memudahkan aktifitas warga di wilayah terujung.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di Cianjur, Senin, mengatakan pihaknya meninjau langsung kondisi jalan dan jembatan gantung di Desa Mekarwangi untuk memastikan penyebab masyarakat kerap melintasi jembatan gantung dengan mobil.Â
Pasalnya beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial, video warga melintas di atas jembatan gantung menggunakan mobil yang dinilai berbahaya dan dapat merusak jembatan gantung yang terlarang di lalui kendaraan roda empat.
"Setelah dilakukan peninjauan, pemkab akan menganggarkan perbaikan jalan sepanjang 9 kilometer serta akan membangun jembatan permanen penghubung dua kecamatan di Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu," katanya.
Informasi yang didapat dari masyarakat, aksi nekad yang dilakukan warga melintas dengan mobil di jembatan gantung karena akses jalan yang rusak dan untuk mempersingkat waktu meski mereka menyadari resiko yang harus ditanggung.
"Kami segera perbaiki jalannya disesuaikan dengan anggaran yang ada, termasuk membangun jembatan permanen guna memudahkan aktifitas warga terutama perekonomian," katanya.
Kepala Desa Mekarwangi Sandi Nurhakim mengatakan jembatan gantung dibangun Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun 2018, menghubungkan sejumlah desa dan kecamatan di wilayah selatan Cianjur hanya dapat dilalui sepeda motor dan pejalan kaki.
Bahkan pihaknya sudah memasang papan peringatan larangan kendaraan roda empat untuk melintas di atas jembatan agar usia jembatan panjang dan tidak cepat rusak, namun setiap papan di pasang selalu hilang.
"Ketika papan larangan hilang banyak warga yang menggunakan kendaraan roda empat nekad melintas, bukan yang di video yang viral namun banyak juga kendaraan bak terbuka membawa hasil bumi melintasi jembatan gantung," katanya.
Sebagian besar berdalih mempersingkat jarak tempuh karena jalan penghubung antara Desa Cimaskara, Kecamatan Cibinong dan Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikadu, dalam kondisi rusak berat bahkan sulit dilalui kendaraan.
Seringnya kendaraan roda empat melintas di atas jembatan gantung untuk mempersingkat waktu tempuh, pihaknya berharap pembangunan jembatan permanen dan perbaikan jalan dapat segera dilakukan karena ditakutkan jembatan putus memakan korban.
"Kami sudah memasang kembali papan larangan agar kendaraan roda empat tidak lagi melintas, namun solusi terbaiknya kami berharap jembatan dibangun permanen dan jalan diperbaiki sehingga aktifitas warga dapat berjalan lancar," katanya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Penutup Operasional Kedatangan Haji 2025 di Debarkasi Banjarmasin
-
Jalur Bandung-Cianjur Terputus Akibat Pohon Tumbang, BPBD Lakukan Penanganan Cepat
-
"Sarang" Kemasan Daging Kurban Warga Kulon Progo, Ternyata Terbuat dari Ini!
-
Melalui Posko Siaga, Pertamina Salurkan Bantuan Air Bersih di Aceh dan Sumatra
-
Dalai Lama Merayakan Ulang Tahun ke-90, Berjanji akan Terus Menentang Tiongkok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.