Kerusuhan di Makassar: 4 Orang Tewas Termasuk Pengemudi Ojol, Korban Lain Masih Dirawat

Minggu, 31 Agu 2025, 13:30 WIB

JAKARTA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mencatat empat korban jiwa dalam rangkaian aksi demonstrasi anarkis yang terjadi pada Jumat (28/8/2025). Tiga korban tewas akibat terjebak dalam kebakaran Kantor DPRD Makassar, sementara satu korban lainnya, seorang pengemudi ojek online (ojol), meninggal dunia setelah dikeroyok massa di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan korban bernama Rusdamdiansyah (21) meninggal dunia usai mengalami pengeroyokan. "Empat orang korban jiwa, tiga orang di pembakaran Kantor DPRD Makassar dan satu orang di Jalan Urip Sumoharjo dikeroyok massa. Di rumah sakit, dia meninggal atas nama Rusdamdiansyah umur 21 tahun, dia bukan mahasiswa, tapi masyarakat biasa," ujarnya di Makassar, Minggu (31/8/2025).

Ket. Foto: Sejumlah warga melihat kondisi bangkai mobil terbalik usai pembakaran Kantor DPRD Kota Makassar oleh massa di Jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan. — Sumber: Antara

BPBD Makassar sebelumnya menerima laporan adanya delapan korban dalam peristiwa kebakaran di gedung DPRD Kota Makassar. Dari jumlah tersebut, empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari ketika massa membakar gedung DPRD.

Muhammad Fadli Tahar menegaskan bahwa kasus pengeroyokan terhadap Rusdamdiansyah berbeda dengan rangkaian kebakaran kantor DPRD Makassar dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan. "Jadi, korban ini bukan korban yang menjadi rangkaian pembakaran pada dua tempat DPRD Makassar Jalan Andi Pangeran Pettarani dan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Jalan Urip Sumoharjo, tapi karena menjadi korban maka dimasukkan juga, tapi bukan korban di DPRD Makassar," katanya meluruskan informasi.

Kronologi pengeroyokan bermula ketika korban diduga intelijen aparat keamanan oleh massa yang berunjuk rasa. Peristiwa itu terjadi di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Jalan Urip Sumoharjo lorong 501. Korban sempat dibawa ke RSUP OJK Kemenkes RI yang berada di Kawasan Reklamasi Central Point of Indonesia (CPI) untuk mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Jam delapan malam pihak keluarga mendengar bahwa dia kecelakaan, tapi belakangan diketahui dikeroyok massa. Kejadian depan Kampus UMI (Universitas Muslim Indonesia), Jalan Urip Sumoharjo lorong 501," jelas Fadli. Kasus ini menambah jumlah total korban akibat rangkaian demonstrasi dan kerusuhan di Makassar menjadi 11 orang, terdiri dari empat korban meninggal dunia dan tujuh lainnya mengalami luka.

Sementara itu, kabar meninggalnya Budi Haryadi (30), anggota Satpol PP yang melompat dari gedung DPRD Makassar untuk menyelamatkan diri, dinyatakan tidak benar. Budi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Primaya dengan kondisi kritis. Hal ini sekaligus membantah informasi yang sempat beredar luas bahwa korban tewas dalam peristiwa tersebut.

Tiga korban kebakaran yang telah teridentifikasi yakni Syaiful (43), Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Ujung Tanah, yang meninggal di Rumah Sakit Grestelina. Kemudian Muhammad Akbar Basri alias Abay, fotografer Humas DPRD Kota Makassar, dan Sarinawati, staf DPRD Kota Makassar, ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di lantai tiga gedung DPRD oleh tim SAR.

Kedua korban terakhir diduga bersembunyi di dalam ruangan lantai tiga karena panik melihat massa yang semakin beringas. Massa naik ke lantai atas untuk mencari anggota dewan sekaligus menjarah barang-barang di dalam gedung. Sayangnya, upaya mereka untuk menghindar justru berakhir tragis setelah terjebak api.

Selain korban meninggal dunia, terdapat empat korban luka berat. Heriyanto (28), petugas kebersihan DPRD Sulsel, mengalami luka parah setelah melompat dari gedung yang terbakar dan kini dirawat intensif di RS Grestelina. Agus Setiawan, anggota Satpol PP, mengalami luka robek pada bagian kaki dan juga dirawat di rumah sakit yang sama.

Korban lain, Sahabuddin (45), ajudan Wakil Ketua DPRD Makassar, turut melompat dari gedung saat api berkobar dan kini menjalani perawatan di RS Hermina. Sementara itu, Arif Rahman (28) mengalami luka akibat terkena lemparan batu dan sedang dirawat di RS Grestelina. Kondisi mereka berangsur membaik, meskipun beberapa masih dalam perawatan intensif.

Seluruh korban meninggal dunia telah dimakamkan di daerah asal masing-masing. Pemerintah daerah bersama BPBD, aparat keamanan, dan tenaga medis terus melakukan pemantauan terhadap kondisi para korban luka. Hingga saat ini, suasana di Makassar masih dijaga ketat aparat untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.