Rencana Demo di Jakarta 27 Agustus. Ada Kubu Siapa Saja dan Apa Misinya ?

Rabu, 26 Agu 2026, 02:53 WIB

Jakarta - Sejumlah kelompok masyarakat dari berbagai daerah bersiap menuju Jakarta untuk menggelar aksi demonstrasi pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dua kubu massa dengan misi berbeda dipastikan akan hadir, yaitu kelompok pendukung program pemerintah dari Kebumen dan Bangkalan serta kelompok masyarakat dari Pati yang mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset. Siapa saja masa dibelakang rencana demo di Jakarta 27 Agustus dan apa misi / aspirasinya?


Kubu Pertama: Kebumen dan Bangkalan (Pendukung Program Pemerintah)

Ket. Foto: Ilustrasi demo di Jakarta, dibuat dengan bantuan AI — Sumber: Generate by ChatGPT


Ratusan warga dari Kebumen, Jawa Tengah, dan Bangkalan, Madura, kompak menyiapkan keberangkatan ke Jakarta . Massa dari Kebumen yang digagas oleh DPD Tani Merdeka Kabupaten Kebumen bersama Aliansi Kebumen Bersatu mengklaim akan memberangkatkan sekitar 500 orang.

20260826010952_demonstran-dari-kebumen.jpg

Ket. Foto: DPD Tani Merdeka Kabupaten Kebumen siap berangkat ke Jakarta (Dok DPD Tani Merdeka)

Ketua DPD Tani Merdeka Kabupaten Kebumen, Parjono, menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kami warga Kebumen dari elemen petani, pedagang, sopir, buruh, dan para relawan sangat mendukung program strategis pemerintah Presiden Prabowo Subianto, seperti MBG karena sangat dibutuhkan anak-anak," ujar Parjono.

Senada dengan itu, massa dari Bangkalan yang menamakan diri Relawan Madura Pengawal Program Presiden (RMP4) juga akan memberangkatkan 500 orang. Koordinator RMP4, Mahrus Ali, menegaskan dukungan terhadap MBG namun meminta evaluasi menyeluruh terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Bukan Program MBG-nya yang harus dihentikan, namun pengawasan SPPG harus lebih ditingkatkan karena Program MBG sangat dibutuhkan anak-anak kami," tegas Mahrus.

Kubu Kedua: Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB)


Berbeda dengan dua kelompok sebelumnya, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dari Pati, Jawa Tengah, akan membawa tuntutan berbeda di depan Gedung DPR/MPR RI.

Koordinator AMPB, Teguh Istianto, menyatakan pihaknya akan menyampaikan dua tuntutan utama: pertama, mendesak DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset; kedua, meminta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.

20260826010846_demonstran-dari-pati.jpg

Ket. Foto: Masa dari Pati siap berangkat ke Jakarta (Dok Media Sosial)


AMPB telah menyiapkan empat unit bus besar dan memberangkatkan ratusan massa secara bertahap . Aktivis AMPB, Sutikno, menegaskan, "Rampas aset koruptor dan hukum mati koruptor, segera disahkan bulan ini".

Persiapan aksi AMPB sempat terkendala setelah rekening donasi atas nama Supriyono yang berisi sekitar Rp 80 juta mengalami penundaan transaksi oleh Polda Metro Jaya. Namun, AMPB memastikan aksi pada 27 Agustus tetap berjalan.

AMDB Siap demonstrasi ke Jakarta

Selain masa dari AMDP Pati, warga Depok yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB) akan bergabung dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk demonstrasi di gedung DPR RI, pada Kamis (27/8/2026) mendatang.

Tuntutan warga Depok pun sama dengan warga Pati, yakni terkait RUU Perampasan Aset hingga hukuman mati koruptor.

Kubu Ketiga: Aliansi Mahasiswa

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026). Aliansi yang terdiri dari 14 organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil tersebut mengusung tagar #MerebutKembaliIndonesia.

Koordinator Aksi GERAM Ahmad Mixel mengatakan, aksi yang dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB itu digelar sebagai bentuk pengawasan langsung masyarakat terhadap pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran DPR RI. "Aksi pada 27 Agustus 2026 ini bukan sekadar penyampaian pendapat biasa di jalanan, melainkan bentuk pertanggungjawaban dan pengawasan publik terhadap DPR RI," kata Mixel dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8/2026).

Persiapan Pengamanan Aksi



Sementara itu, Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan aksi dan memastikan situasi keamanan di DKI Jakarta tetap aman dan kondusif.

PW GPA DKI Jakarta juga menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian serta menolak segala bentuk provokasi menjelang aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI.

Dengan adanya tiga kubu massa yang membawa misi berbeda ini, aparat kepolisian diharapkan dapat mengamankan jalannya aksi demonstrasi agar berlangsung tertib dan damai.

  • Aksi Demonstrasi
  • Aksi Demonstrasi di Jakarta

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.