Kawendra Gerindra Setuju Tunjangan Rumah DPR Dihentikan

Minggu, 31 Agu 2025, 07:45 WIB

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian menyampaikan belasungkawa dengan situasi yang terjadi beberapa hari ini. Gelombang aksi unjuk rasa yang kembali terjadi di sejumlah daerah Indonesia dalam beberapa hari terakhir membawa duka mendalam.

Ia turut menyerukan agar penyampaian aspirasi tidak berujung pada kerusuhan yang merugikan masyarakat.

Ket. Foto: Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian — Sumber: DPR RI

“Kehidupan adalah hak asasi tertinggi, kehilangan nyawa tak pernah layak dijadikan harga atas alasan apa pun. Saya secara pribadi maupun sebagai kader Pak Prabowo memohon maaf sebesar-besarnya atas segala ketidaksempurnaan kami di DPR,” kata politisi dari Partai Gerindra ini dalam keterangannya, Sabtu (30/8).

Di tengah tuntutan publik, salah satu isu yang mencuat adalah soal tunjangan rumah anggota DPR. Kawendra menyatakan sepakat bila tunjangan tersebut dievaluasi demi transparansi dan menjawab keresahan masyarakat.

“Saya mendukung penuh jika tunjangan rumah dewan dievaluasi. Kritik masyarakat adalah cermin agar kami memperbaiki diri,” tegasnya.

Kawendra menekankan kembali permohonan maaf dan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan. Atas nama pribadi maupun kader Pak Prabowo, saya mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekurangan kami. Semoga Allah SWT menguatkan bangsa Indonesia, memberi kekuatan bagi para keluarga korban, dan senantiasa melindungi kita semua,” ujarnya.

  • Tunjangan DPR

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.