Kesepakatan Besar! Pemkab Sleman dan Pedagang Sepakat Tata Ulang Pasar Godean
Jumat, 29 Agu 2025, 03:15 WIBSLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama paguyuban pedagang Pasar Godean mencapai kesepakatan terkait penataan Pasar Godean.
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam penandatanganan nota kesepakatan di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman, Kamis.
Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Sleman Harda Kiswaya beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sleman dan Forkopimda Kabupaten Sleman.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman Aris Herbandang mengatakan kesepakatan telah dicapai bersama 11 kelompok komoditas pedagang.
Menurut dia, proses ini merupakan hasil musyawarah panjang yang mengakomodasi kepentingan pedagang sekaligus kebutuhan penataan pasar yang lebih tertib.
"Penataan ini tidak hanya memindahkan lokasi berdagang, tetapi juga memastikan kenyamanan, keteraturan dan keberlanjutan aktivitas ekonomi di Pasar Godean," katanya.
Ia mengatakan dalam kesepakatan tersebut, terdapat sejumlah poin yang di antaranya menyepakati pedagang kuliner belut bergabung dengan kelompok makanan kering, sementara pedagang kelontong ditempatkan di lantai 2 dan 3 Pasar Induk Godean.
"Penataan akan dilakukan melalui mekanisme pengundian agar setiap pedagang mendapat kesempatan yang adil," katanya.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan dengan adanya kesepakatan bersama, diharapkan penataan Pasar Godean dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari para pedagang dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini adalah menciptakan pasar yang lebih tertib, nyaman dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi warga Sleman.
"Jika semua dijalankan dengan semangat kebersamaan dan kesepakatan yang baik, Pasar Godean akan menjadi pasar yang 'gemah ripah loh jinawi', membawa keberkahan bagi pedagang maupun masyarakat," katanya.
Harda juga menegaskan pentingnya dukungan pedagang dalam proses penataan, terutama terkait pengaturan parkir.
"Parkir harus terpusat di area yang sudah disiapkan agar tidak menimbulkan kemacetan di depan pasar. Hal ini perlu dipahami bersama demi kelancaran," katanya.
Ia juga berpesan agar para pedagang tetap menjaga komunikasi dan solidaritas agar proses penataan berjalan lancar.
"Dengan komitmen bersama, Pasar Godean diharapkan menjadi pasar rakyat percontohan yang transparan, tertib dan mendukung penguatan ekonomi masyarakat," katanya.
.
- pedagang
- daerah istimewa yogyakarta
- pemkab sleman
- pasar godean
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Wamen P2MI di Peluncuran Aplikasi All Indonesia: Mudahkan Pekerja Migran
-
Nero, Kaisar Paling Kontroversial dalam Sejarah Romawi
-
Kodim 1714/Puncak Jaya Selenggarakan Kegiatan Persami KKRI Tanamkan Nilai Kebangsaan Pada Siswa SMK Negeri 1 Mulia
-
Resmi Dilantik Prabowo! Dony Oskaria Nahkodai Lembaga Baru Pengganti Kementerian BUMN
-
Singapura Perketat Keamanan Jelang Pergantian Tahun
-
Trump Bekukan Pendanaan untuk Sejumlah Media AS termasuk VOA
-
Cek kesehatan gratis bagi pedagang dan buruh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.