6 Dubes Sudah Dilantik , Menlu Sugiono Uraikan Tugas Utama yang Sudah Lama Menanti

Selasa, 26 Agu 2025, 10:45 WIB

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Sugiono menguraikan tugas utama yang menanti enam duta besar Indonesia yang baru dilantik dan dua perwakilan tetap Indonesia untuk negara mitra dan organisasi internasional, termasuk Amerika Serikat dan kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa dan New York.

Enam duta besar dan dua wakil tetap tersebut resmi menjabat setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (25 Agustus).

Ket. Foto: Menlu RI Sugiono — Sumber: Antara

"Untuk negara-negara seperti Amerika Serikat, yang jabatannya sudah lama kosong, saya yakin prioritas utama adalah membangun kembali komunikasi dengan pemerintah AS," kata Sugiono kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Ia mencatat bahwa dirinya tidak terlalu khawatir dengan operasi internal Kedutaan Besar Indonesia di Washington DC, karena tugas telah dilakukan oleh kuasa usaha ad interim, yang juga menjabat sebagai wakil duta besar.

“Meskipun jabatan tersebut telah kosong dalam waktu yang cukup lama, para kuasa usaha dan wakil duta besar telah bekerja dan telah mengambil bagian dalam beberapa pembicaraan dan negosiasi,” jelas Sugiono.

Terkait dengan dua wakil tetap tersebut, yakni Umar Hadi sebagai Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, organisasi internasional lainnya di New York, dan Otoritas Dasar Laut Internasional (ISA), serta Sidharto Reza Suryodipuro sebagai Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dan organisasi internasional lainnya di Jenewa, Sugiono menggarisbawahi bahwa Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) ke-80 yang akan datang pada bulan September 2025 merupakan tugas mereka yang paling mendesak.

"Saya pikir yang mendesak saat ini adalah mempersiapkan Sidang Umum PBB bulan September. Itulah pekerjaan mendesak yang harus kita tangani. Tugas-tugas lain, saya yakin, sudah tercantum dalam sumpah yang diambil oleh para duta besar saat pelantikan mereka," ujar Sugiono.

Di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto melantik enam duta besar, yaitu Tofery Primada Soetikno sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Meksiko, merangkap Belize, El Salvador, dan Guatemala; Dwisuryo Indroyo Soesilo sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Amerika Serikat; dan Andhika Chrisnayudhanto sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Brasil.

Lainnya adalah Abdul Kadir Jaelani sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Jerman, Judha Nugraha sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Uni Emirat Arab, dan Imam As'ari sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Indonesia untuk Ekuador.

  • Menlu Sugiono

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.