Ditanya Rencana Aksi Tuntut Mundur, Khofifah Pilih Fokus Kerja untuk Rakyat
Senin, 25 Agu 2025, 12:59 WIBSURABAYA â Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada Senin (25/8), memberikan tanggapan atas rencana aksi yang muncul di media sosial untuk menuntut dirinya mundur yang rencananya akan digelar sejumlah pihak pada Rabu, 3 September 2025.
Hal itu ia sampaikan saat memantau stok beras medium atau beras untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di di Pasar Soponyono, Rungkut, Surabaya
âSudahlah Aku kerja, kawan-kawan Aku fokus kerja ya,â ujarnya menanggapi pertanyaan awak media.Â
Sebelumnya, beredar di media sosial ajakan untuk melakukan aksi tersebut di depan Gedung Grahadi Surabaya pada 3 September 2025 yang diinisiasi oleh pengacara sekaligus mantan aktivis M Sholeh. Sholeh beralas aksi perlu digelar karena Khofifah beberapa waktu yang lalu turut diperiksa sebagai saksi Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan korupsi dana hibah.Â
Kasus dana hibah ini adalah bersumber dari APBD Jawa Timur tahun anggaran 2021â2022 terkait hibah pokok-pokok pikiran (pokir).
Rencana aksi yang mengatasnamakan Jawa Timur Menggugat tersebut juga menuntut penghapusan tunggakan pajak kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, serta menghapus pungutan liar (pungli)Â di sekolah SMA/SMK negeri.Â
Saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh KPK di Polda Jatim bulan lalu,Â
Khofifah mengatakan, sejauh yang ia ketahui, penyaluran dana hibah tersebut telah sesuai aturan
"Saya ingin menyampaikan bahwa semua proses penyaluran dana hibah oleh Pemprov sudah sesuai dengan prosedur,â pungkasnya.Â
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai juga sempat menegaskan tidak ada praktik pungli di sekolah negeri tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB).Â
âKami tegaskan bahwa memang tidak ada pungli di Sekolah,â ujar Aries pekan lalu.Â
Ia menjelaskan kebutuhan pembiayaan operasional dan kegiatan pendidikan di sekolah negeri sepenuhnya dibahas secara terbuka antara pihak sekolah dan komite dengan berpedoman pada dokumen Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).Â
- Khofifah Indar Parawansa
- Korupsi Dana Hibah
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Danlanud Sultan Hasanuddin Ikuti FGD Reformulasi Gerilya Udara Hadapi Perang Berlarut
-
Khofifah dan Sherly Bahas Strategi Tekan Biaya Logistik Bahan Pokok
-
Rupiah Keok, Dolar AS Tembus Rp16.829, Cek Penyebabnya di Sini
-
Dibangun dari Tuban Sampai Gresik, Khofifah dan Wamen KP Bahas Percepatan Pembangunan Giant Sea Wall
-
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Wisatawan Hilang di Papuma Jember
-
Phoenix Suns Tumbangkan Orlando Magic dengan Skor 113-110
-
Maxwell Antusias Persija Kembali ke Jakarta International Stadium
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.