Festival Budaya Daerah TTS Jadi Panggung Pelestarian Adat untuk Generasi Muda
Jumat, 22 Agu 2025, 03:15 WIBKUPANG - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur menjadikan Festival Budaya Daerah TTS 2025 sebagai ruang edukasi dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal bagi generasi muda di wilayah tersebut.
âFestival ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan dan mengingatkan kembali generasi muda akan pentingnya pelestarian adat dan budaya daerah,â kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS Okran Betty dihubungi dari Kupang, Kamis.
Ia menjelaskan perkembangan era globalisasi yang cukup pesat membuat kebudayaan daerah perlahan semakin luntur sehingga diperlukan langkah strategis dan kreatif generasi muda untuk melestarikan.
Hal itu, kata dia, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang bertujuan menjadikan kebudayaan sebagai investasi dan identitas bangsa.
âKarena itu, kami berharap festival ini membuka ruang bagi peserta didik dan masyarakat untuk menyalurkan bakat dan kreativitas serta mempererat persatuan antar generasi melalui kegiatan pelestarian seni dan budaya,â katanya.
Festival yang berlangsung sejak 21 Agustus hingga 2 September 2025 itu, juga digelar dalam rangka merayakan HUT Ke-80 RI di daerah setempat dan menyambut HUT Ke-103 Kota Soe, TTS.
Dalam festival ini, pihaknya menggelar delapan kategori perlombaan bertema kebudayaan bagi peserta dari tingkat PAUD hingga SMA serta sejumlah sanggar kesenian.
âTotal yang terlibat dalam festival ini mencapai 351 peserta dari sekolah se-kabupaten TTS dan sanggar seni setempat,â katanya.
Ia mengatakan hal ini sesuai dengan sasaran utama festival, yakni anak-anak dan generasi muda, agar terlibat aktif dalam upaya pelestarian budaya sesuai bakat dan kreativitas.
Ia mengucapkan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam pelaksanaan kegiatan itu.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama merayakan festival ini.
âHarapan kami ke depan ada perhatian dari pimpinan daerah agar festival bisa terus terlaksana setiap tahunnya sebagai upaya nyata pemajuan kebudayaan daerah,â katanya.
Selain menggelar berbagai lomba, panitia juga menghadirkan pameran dan bazar UMKM selama berlangsung festival tahunan ini.
- generasi muda
- nusa tenggara timur
- festival budaya tts
- festival budaya daerah
- festival soe
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Kasad Maruli Simanjuntak: Pembangunan Jembatan Simbol Kehadiran Negara
-
Korlantas Polri Terapkan "One Way" Lokal Jelang Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026
-
Memanfaatkan Skrining Riwayat Kesehatan di JKN Mobile
-
Jamaah Al Mudhlor di Tulungagung Gelar Shalat Idul Fitri Lebih Awal
-
Liga Spanyol: Real Madrid Pangkas Jarak dari Barcelona Usai Taklukkan Valencia di Mestalla
-
Abisai Rollo Minta Rumah Sakit dan Puskesmas di Jayapura Siaga Selama Libur Idul Fitri
-
PBB Peringatkan Perang di Iran yang Berkepanjangan Dapat Memicu Kelaparan Global yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.