India Sukses Uji Coba Misil Balistik Berkemampuan Nuklir

Kamis, 21 Agu 2025, 23:00 WIB

NEW DELHI - India pada Rabu (20/8) mengatakan bahwa mereka telah berhasil menguji coba misil balistik jarak menengah yang jika beroperasi seharusnya mampu membawa hulu ledak nuklir ke bagian mana pun di Tiongkok.

Misil Agni-5 berhasil diluncurkan di Negara Bagian Odisha di timur India, dan pihak berwenang mengatakan misil tersebut telah memvalidasi semua parameter operasional dan teknis.

Ket. Foto: ilustrasi peluncuran rudal balistik — Sumber: Antara

India dan Tiongkok, dua negara dengan penduduk terbanyak di dunia, merupakan rival berat yang bersaing untuk mendapatkan pengaruh di seluruh Asia selatan, dan hubungan mereka memburuk pada tahun 2020 setelah bentrokan mematikan di perbatasan.

India juga merupakan bagian dari aliansi keamanan Quad dengan Amerika Serikat (AS), Australia, dan Jepang, yang dipandang sebagai penyeimbang Tiongkok.

Saingan berat India, Pakistan, juga memiliki senjata nuklir, dan kedua negara hampir berperang pada bulan Mei lalu setelah militan menewaskan 26 orang di Kashmir yang dikuasai India, sebuah serangan yang menurut New Delhi dilakukan oleh Islamabad, namun Pakistan membantah terlibat.

Turbulensi Geopolitik

Terjebak dalam perdagangan global dan turbulensi geopolitik yang dipicu oleh perang tarif Presiden AS, Donald Trump, New Delhi dan Beijing telah bergerak untuk memperbaiki hubungan.

Oktober lalu, Perdana Menteri India, Narendra Modi, bertemu dengan pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, untuk pertama kalinya dalam lima tahun pada pertemuan puncak di Russia.

PM Modi diperkirakan akan melakukan kunjungan pertamanya ke Tiongkok sejak 2018 akhir bulan ini untuk menghadiri pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Shanghai yang merupakan sebuah blok keamanan regional.

Sementara itu, hubungan antara New Delhi dan Washington DC telah tegang akibat ultimatum Trump yang meminta agar India mengakhiri pembelian minyak Russia, sumber pendapatan utama bagi Moskwa saat melancarkan serangan militer di Ukraina.

AS mengatakan akan menggandakan tarif impor baru terhadap India dari 25 persen menjadi 50 persen pada 27 Agustus jika New Delhi tidak mengganti pemasok minyak mentahnya.

Agni-5 adalah salah satu dari sejumlah misil balistik jarak pendek dan menengah produksi dalam negeri India yang ditujukan untuk meningkatkan postur pertahanannya melawan Pakistan serta Tiongkok. SB/AFP/I-1

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: AFP, Ilham Sudrajat, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.