• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Frank Caprio, Hakim AS yan...

Frank Caprio, Hakim AS yang Menarik Banyak Perhatian Daring karena Belas Kasihnya, Meninggal Dunia

Kamis, 21 Agu 2025, 16:40 WIB

RHODE ISLAND - Frank Caprio, pensiunan hakim kota di Rhode Island, Amerika Serikat (AS) bagian timur laut, yang menemukan ketenaran daring sebagai ahli hukum yang peduli dan pembawa acara Caught In Providence, telah meninggal dunia. Ia meninggal di usia 88 tahun.

Akun media sosial resminya mengatakan pada hari Rabu (20/8) bahwa ia meninggal dunia dengan tenang setelah perjuangan panjang dan berani melawan kanker pankreas.

Ket. Foto: Hakim Frank Caprio — Sumber: Istimewa

Caprio menggambarkan ruang sidangnya sebagai tempat di mana orang dan kasus dihadapi dengan kebaikan dan kasih sayang. Ia dikenal karena menolak tuntutan atau menunjukkan kebaikan bahkan ketika ia menegakkan keadilan.

Pekan lalu, Caprio mengunggah video pendek di Facebook tentang bagaimana ia mengalami kemunduran kesehatannya, kembali ke rumah sakit, dan meminta orang-orang untuk mengingat dirinya dalam doa-doa mereka.

Pertunjukan Caprio difilmkan di ruang sidangnya dan menampilkan humor dan welas asihnya yang sederhana.Klip dari pertunjukan tersebuttelah ditonton lebih dari 1 miliar kali di media sosial.

Selama masa jabatannya di pengadilan, Caprio mengembangkan kepribadian yang berbeda dengan banyak hakim TV yang lebih simpatik dan kurang konfrontatif dan menghakimi.

Dalam segmen-segmen singkatnya di YouTube, Caprio sering terlihat berempati dengan orang-orang di ruang sidangnya. Banyak pelanggarannya juga relatif ringan, mulai dari tilang tidak menyalakan lampu sein hingga membuat keributan karena pesta pora.

Caprio juga menggunakan ketenarannya untuk mengatasi masalah seperti akses yang tidak setara terhadap sistem peradilan.

"Frasa 'Dengan kebebasan dan keadilan untuk semua' mewakili gagasan bahwa keadilan seharusnya dapat diakses oleh semua orang. Namun kenyataannya tidak," kata Caprio dalam sebuah video. "Hampir 90 persen warga Amerika berpenghasilan rendah terpaksa berjuang sendiri menghadapi masalah sipil seperti layanan kesehatan, penggusuran yang tidak adil, tunjangan veteran, dan, ya, bahkan pelanggaran lalu lintas."

Sikap Caprio yang optimis terhadap pekerjaan seorang hakim telah ditonton jutaan kali. Video-videonya yang paling populer adalah saat ia memanggil anak-anakkemeja hakimuntuk membantu memberikan penilaian terhadap orang tua mereka. Salah satu video menunjukkan ia mendengarkan dengan penuh simpati seorang perempuan yang putranya terbunuh, lalu membatalkan denda dan tilang sebesar 400 dollar AS yang dijatuhkan kepadanya.

Dalam klip lain, setelah mengabaikan pelanggaran lampu merah untuk seorang bartender yang menghasilkan 3,84 dollar AS per jam, Caprio mendesak mereka yang menonton video tersebut untuk tidak menghindari pembayaran tagihan mereka.

"Kalau ada yang nonton, saya mau mereka tahu, jangan makan lalu lari, karena nanti ketahuan, dan orang-orang malang yang kerja keras seharian demi tiga dollar per jam harus bayar tagihannya," ujar dia. CNA/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Berbagai Sumber, Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.