13 Perguruan Tinggi Jadi Sorotan RI2, Wamen Stella: Pemerintah Siapkan Skema Penguatan Ekosistem Riset

Kamis, 21 Agu 2025, 11:30 WIB

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menyebutkan pihaknya tengah menyiapkan skema khusus dalam rangka penguatan ekosistem riset di perguruan tinggi di Indonesia.

Hal ini diungkapkannya dalam menanggapi adanya 13 perguruan tinggi ternama di Indonesia yang menjadi sorotan dalam Research Integrity Risk Index (RI2) terkait kualitas publikasi yang dihasilkan.

Ket. Foto: Wamendiktisaintek Stella Christie ditemui dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (21/8/2025). — Sumber: ANTARA

"Kita harus memikirkan ekosistemnya. Itu sedang kami lakukan pada saat ini," kata Wamendiktisaintek Stella Christie ditemui di Jakarta, Kamis.

Wamendiktisaintek Stella mengatakan pihaknya tengah melakukan evaluasi terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU/KPI) yang selama ini diimplementasikan kepada para dosen di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan IKU para dosen nantinya akan lebih memperhatikan kepada kualitas penelitian, bukan kuantitas penelitian. Hal ini dilakukan dalam upaya mencegah adanya penelitian yang dipublikasi melalui jurnal abal-abal.

"Saya rasa kita harus menciptakan ekosistem yang menginsentifkan kualitas dan bukan kuantitas. Kalau kita menginsentifkan kualitas, tidak akan terjadi atau berkurang sekali terjadinya plagiarisasi dan jurnal-jurnal bodong," ujar Wamendiktisaintek.

Di samping itu  pihaknya akan memberikan insentif kepada para dosen, melalui kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang memberikan tambahan dana riset sebesar Rp1,8 triliun.

"Jadi, peneliti yang menang grant itu bisa mendapatkan insentif langsung. Jadi membuat ekosistem yang memberikan insentif bagi kualitas dan bukan kuantitas," lanjutnya.

Nantinya, lanjut dia, para dosen juga akan dikurangi beban birokrasinya, agar para dosen dapat lebih fokus dalam menjalankan tugas utamanya.

Melalui berbagai upaya tersebut, Wamendiktisaintek berharap ekosistem riset di universitas Tanah Air dapat bertambah baik dan bisa membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Diketahui, Research Integrity Risk Index (RI2) merupakan hasil riset yang mengukur proporsi jurnal yang telah ditarik dari publikasi ilmiah secara global. Indeks ini menjadi metrik gabungan pertama di dunia yang berbasis data empiris dan dirancang untuk memetakan tingkat risiko institusi terhadap integritas riset mereka.

RI2 dikembangkan oleh Prof Lokman Meho dari American University of Beirut. Ia merancang indeks ini sebagai respons atas kekhawatiran yang semakin besar terhadap sistem pemeringkatan universitas dunia, yang dinilai terlalu mendorong publikasi dalam jumlah besar dan banyak kutipan, tanpa mempertimbangkan kualitas serta integritas ilmiahnya.

Penilaian dalam RI2 dilakukan dengan mengacu pada dua indikator utama yang bersifat independen dan dapat diverifikasi. Dalam laporan tersebut terdapat setidaknya 13 perguruan tinggi terkemuka Indonesia (negeri dan swasta) yang menjadi sorotan.

  • Ekosistem Riset

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

Berita Terbaru

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.