Swiatek Tak Terbendung, Taklukkan Paolini untuk Raih Gelar Cincinnati Open

Selasa, 19 Agu 2025, 08:30 WIB

CINCINNATI, AMERIKA SERIKAT – Iga Swiatek menorehkan salah satu pencapaian penting dalam kariernya dengan merebut gelar Cincinnati Open untuk pertama kalinya. Petenis Polandia berusia 24 tahun itu menundukkan Jasmine Paolini dalam dua set langsung, 7-5, 6-4, pada partai final yang berlangsung hampir dua jam, Selasa (19/8).

Partai puncak ini mencatatkan total 16 peluang break point. Swiatek tampil lebih efektif dengan memaksimalkan 6 dari 10 kesempatan, sementara Paolini kesulitan dan hanya mampu mengonversi sebagian kecil peluangnya.

Ket. Foto: Iga Swiatek — Sumber: AFP

Kemenangan ini menjadi gelar ke-11 Swiatek di level WTA 1000, hanya berjarak dua trofi dari rekor sepanjang masa milik Serena Williams (13 gelar). Tak hanya itu, Swiatek juga menuntaskan turnamen tanpa kehilangan satu set pun, prestasi dominan lain yang menegaskan statusnya di jajaran elit tenis putri.

Setelah sukses merebut gelar Wimbledon untuk pertama kalinya bulan lalu, Swiatek kini memperkuat posisinya sebagai salah satu unggulan utama menuju US Open, Grand Slam terakhir musim ini. Gelar Cincinnati ini juga merupakan titel ke-24 sepanjang karirnya.

Tambahan poin membuat Swiatek kini hanya terpaut sekitar 500 poin dari petenis nomor satu dunia saat ini, Aryna Sabalenka. Persaingan menuju takhta ranking dunia dipastikan memanas di New York pekan depan.

Sebelum tahun ini, Swiatek selalu terhenti di semifinal Cincinnati selama dua edisi terakhir. Dengan trofi ini, kini tinggal turnamen di Kanada yang belum pernah ia capai babak final di level WTA 1000.

Swiatek sempat tertinggal 0-3 pada awal set pertama usai kehilangan servis. Namun, ia langsung membalas dengan dua break beruntun dan berbalik unggul 5-3. Paolini sempat memaksakan skor imbang 5-5 setelah menyelamatkan satu set point, tapi Swiatek merespons dengan break penting di gim ke-11 dan menutup set dengan mudah, 7-5.

Set kedua berlangsung lebih ketat dan penuh pertukaran break. Kedua pemain saling mematahkan servis dua kali hingga Swiatek kembali unggul 5-3 setelah menyelamatkan dua break point krusial. Dua gim kemudian, ia menyegel kemenangan dan mengangkat trofi pertamanya di Cincinnati.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.