- Home
-
- Megapolitan
-
- Sertifikasi Green Building...
Sertifikasi Green Building Perlu Dilakukan Demi Tercapainya Jakarta Kota Global
Selasa, 19 Agu 2025, 15:30 WIBJAKARTA â Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Manuara Siahaan mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mempercepat proses sertifikasi Green Building pada gedung-gedung pemerintahan. Upaya tersebut dinilai penting untuk mendongkrak posisi Jakarta dalam daftar kota global dari peringkat 74 menuju 50 besar.
Menurut Manuara, sertifikasi Green Building tidak hanya berfungsi sebagai simbol kota modern, melainkan juga menjadi bagian dari efisiensi energi dan penghematan anggaran. Hal itu termasuk dalam indikator penilaian penting untuk menentukan daya saing sebuah kota di tingkat internasional.
Politikus tersebut berharap seluruh gedung pemerintahan di bawah Pemprov DKI Jakarta dapat memenuhi kriteria sertifikasi Green Building. Ia menegaskan bahwa asesmen terhadap bangunan harus dilakukan oleh konsultan yang berkompeten dengan standar yang jelas.
âAda variabel penilaiannya, mulai dari efisiensi energi, penggunaan udara, efektivitas ruangan, hingga kenyamanan kerja,â ujar Manuara beberapa hari lalu.
Ia menjelaskan, sertifikat Green Building memiliki beberapa tingkatan mulai dari Gold hingga Platinum sebagai kategori tertinggi. Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta sebaiknya menargetkan sertifikasi minimal di level Gold untuk menunjukkan komitmen serius menuju status kota global.
âIni salah satu indikator menuju kota global. Minimal harus bisa gold,â ucap Manuara.
Untuk itu, ia mendesak agar Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta segera mempercepat pemenuhan standar Green Building. Manuara menambahkan, sertifikasi tersebut tidak selalu membutuhkan perubahan desain utama, terutama bagi gedung yang berstatus cagar budaya.
Bangunan bersejarah pun tetap bisa menjadi Green Building dengan mengoptimalkan sistem instalasi, tata udara, tata listrik, hingga tata suara tanpa harus mengubah bentuk aslinya. Menurutnya, langkah tersebut justru akan memberikan nilai tambah bagi citra kota Jakarta.
âKalau itu tercapai, keren sekali gedung cagar budaya tapi ramah energi,â jelas Manuara.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sertifikasi Green Building bukan hanya tentang efisiensi energi, melainkan juga strategi untuk meningkatkan peringkat Jakarta dalam daftar kota global. Menurutnya, pencapaian itu harus melibatkan berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar semua indikator terpenuhi dengan baik.
âKalau mau naik peringkat, semua indikator harus jelas, dipecah, dan dibebankan ke SKPD terkait. Salah satunya, ya soal sertifikasi gedung pemerintah,â kata Manuara.
Ia menambahkan, konsep Green Building juga sejalan dengan program standarisasi pelayanan publik yang tengah dijalankan di seluruh wilayah Jakarta. Dengan begitu, kualitas pelayanan dan fasilitas dapat seragam dari tingkat kelurahan hingga walikota.
âOrang datang ke kantor lurah di Kebagusan atau Cipinang Utara, perayaannya sama, pelayanannya sama. Itu yang membentuk citra Jakarta sebagai kota layanan publik,â pungkas Manuara.
- DPRD DKI Jakarta
- Green Building
- Jakarta Kota Global
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Melewati Perlintasan Sebidang, Pakar Berkendara Tekankan Etika
-
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp165.000/Kg, Telur Ayam Rp44.100/Kg pada Selasa
-
Update Tragedi Kereta Bekasi: Pemkot Siapkan Posko Darurat dan Pendampingan Keluarga Korban
-
Pemerintah Kabupaten Blora Pastikan Stok Elpiji 12 Kg Tersedia Cukup
-
Rekor Baru Singapura: Angka Kasus Korupsi Menurun
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Taylor Swift dan Bad Bunny Duduki Daftar Artis Paling Banyak Diputar Sepanjang Masa versi Spotify
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.