- Home
-
- Luar Negeri
-
- Jelang Pertemuan di Alaska...
Jelang Pertemuan di Alaska, Donald Trump Ancam Putin jika Tak Akhiri Perang di Ukraina
Kamis, 14 Agu 2025, 09:00 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Rabu (13/8) mengancam Presiden Russia, Vladimir Putin, dengan âkonsekuensi yang sangat beratâ jika tidak menyetujui untuk mengakhiri perang di Ukraina dalam pertemuan puncak mereka mendatang di Alaska.
Ketika ditanya apakah Russia akan menghadapi dampak jika Putin tidak sepakat untuk mengakhiri konflik, Trump menjawab, âYa, mereka akan menghadapinya.â
âMereka akan menghadapi konsekuensi yang sangat serius,â ujarnya saat memberikan keterangan di Kennedy Center, Washington, D.C.
Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah Trump mengikuti pertemuan virtual dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan sejumlah pemimpin di Eropa. Trump menyebut pertemuan tersebut âsangat baik.â
âSaya akan menilainya 10, Anda tahu, sangat, sangat bersahabat,â katanya.
Komentar itu muncul saat Trump bersiap untuk bertemu langsung dengan Putin untuk pertama kali di masa jabatan keduanya. Trump mengatakan pertemuan tatap muka yang dijadwalkan berlangsung di Anchorage, kota terpadat di Alaska, kemungkinan akan menghasilkan pembentukan pertemuan puncak trilateral antara dirinya, Putin, dan Zelenskyy.
âAda peluang sangat besar bahwa kita akan mengadakan pertemuan kedua yang akan lebih produktif dari yang pertama, karena pertemuan pertama ini akan saya gunakan untuk mengetahui posisi kita dan apa yang sedang kita lakukan,â ujarnya.
âJika pertemuan pertama berjalan baik, kita akan segera mengadakan pertemuan kedua. Saya ingin melakukannya segera, dan mengadakan pertemuan antara Presiden Putin, Presiden Zelenskyy, dan saya sendiri, jika mereka bersedia,â kata Trump menambahkan.
Lebih lanjut Trump mengatakan, meski âhal-hal hebat tertentuâ dapat dicapai dalam pertemuan di hari Jumat, agenda utama pertemuan tersebut adalah âmenyiapkan panggungâ untuk pertemuan trilateral lanjutan. Namun, ia mengakui bahwa hal itu belum tentu terwujud.
âMungkin tidak akan ada pertemuan kedua, karena jika saya merasa tidak tepat untuk mengadakannya akibat tidak mendapat jawaban yang kami perlukan, maka kami tidak akan mengadakan pertemuan kedua,â tegasnya.
Adapun pertemuan antara Presiden AS dan Kepala Negara Russia itu, diumumkan secara resmi oleh Trump sendiri melalui platform Truth Social pada 8 Agustus lalu.
âPertemuan yang sangat dinantikan antara saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, dan Presiden Vladimir Putin, dari Russia, akan berlangsung Jumat depan, 15 Agustus 2025, di negara bagian Alaska,â tulis Trump.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Trump dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Beijing
-
Trump akan Tampil di Paspor Edisi Terbatas Ulang Tahun AS ke-250
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Trump akan Bicara dengan Pemimpin Taiwan Pasca Kunjungan ke Beijing
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Trump Ancam Naikkan Tarif Jika Inggris Tak Hapus Pajak Layanan Digital
-
Trump Minta Juru Runding AS Tidak Terburu-buru Capai Kesepakatan dengan Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.