Geger! Ritual Pengajian Umi Cinta di Bekasi Janjikan Surga Rp 1 Juta, Warga Geruduk dan Bubarkan

Kamis, 14 Agu 2025, 10:10 WIB

JAKARTA - Kota Bekasi mendadak geger setelah sebuah kegiatan berkedok pengajian di Kelurahan Cikamuning, Kecamatan Mustikajaya, dibubarkan warga. Ritual yang dipimpin seorang wanita berinisial PY atau akrab disapa Umi Cinta, disebut-sebut menjanjikan tiket masuk surga dengan membayar infak Rp 1 juta.

Peristiwa ini terekam video amatir dan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, warga terlihat menggeruduk rumah Umi Cinta, tempat pengajian berlangsung. 

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Satu per satu pengikut, termasuk pria, wanita, bahkan anak-anak, keluar dari rumah tersebut. Sorakan dan teriakan warga pun mengiringi pembubaran itu.

Informasi yang beredar menyebut kegiatan ini telah berlangsung bertahun-tahun, rutin setiap akhir pekan, dan diikuti puluhan orang. Ironisnya, kegiatan ini tidak pernah mendapat izin resmi dari RT maupun RW setempat.

Pemicu aksi pembubaran datang dari kesaksian seorang mantan pengikut. Ia mengungkap bahwa Umi Cinta kerap memberi iming-iming jalan pintas masuk surga dengan syarat menyerahkan infak Rp 1 juta. 

Cerita ini langsung memicu kemarahan warga, yang kemudian sepakat untuk menghentikan kegiatan tersebut.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo, membenarkan pihaknya sudah menangani kasus ini. Namun, ia belum membeberkan detail duduk perkara atau pihak yang telah diperiksa. 

“Sudah ditangani dan didalami lebih lanjut,” ujarnya singkat, Rabu (13/8/2025).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Suparyono, menyebut pemerintah daerah juga ikut turun tangan. Saat ini, masalah tersebut tengah dibahas bersama Kesbangpol, MUI, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Fenomena seperti ini kembali menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kegiatan keagamaan yang menyimpang. Janji-janji instan apalagi yang melibatkan uang sering kali menjadi pintu masuk praktik penipuan berkedok ibadah.

Warga berharap kasus Umi Cinta ini bisa diusut tuntas, demi mencegah tumbuhnya ajaran serupa yang memanfaatkan keimanan untuk keuntungan pribadi. 
Di sisi lain, aparat dan tokoh agama setempat diminta memperketat pengawasan agar rumah ibadah tidak disalahgunakan untuk ajaran yang menyesatkan.

Bekasi mungkin baru saja menutup satu pintu praktik seperti ini. Namun, pertanyaannya, berapa banyak “Umi Cinta” lain yang masih bebas berkeliaran?

  • Bekasi
  • Pengajian Umi Cinta
  • ritual Umi Cinta

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.