Tambahan 5 Ribu Ton Pupuk Subsidi Telah Diterima Pemkab Tulungagung

Rabu, 13 Agu 2025, 22:45 WIB

Tulungagung - Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mendapat tambahan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat sebanyak 5.646 ton untuk memenuhi kebutuhan petani pada sisa masa tanam 2025.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suyanto, Rabu, mengatakan tambahan alokasi tersebut terdiri dari 5 ribu ton pupuk urea, 1 ribu ton pupuk NPK, dan 1.646 ton pupuk organik.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Suyanto. — Sumber: Antara

Seluruh tambahan jatah sudah masuk dalam distribusi resmi sesuai data sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (E-RDKK).

"Tambahan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan pada masa tanam kedua yang sedang berlangsung dan masa tanam ketiga yang akan datang. Dengan tambahan ini, petani tidak perlu khawatir kekurangan pupuk," ujar Suyanto.

Sebelumnya, kata dia, pada awal 2025 Tulungagung telah memperoleh jatah pupuk urea sebanyak 26.069 ton, NPK 21.276 ton, dan pupuk organik 727 ton.

Hingga Agustus 2025, realisasi penyaluran pupuk urea telah mencapai 12.363 ton atau 42,52 persen, NPK 11.058 ton atau 49,64 persen, dan pupuk organik 636 ton atau 26,08 persen.

Dengan adanya tambahan ini, total alokasi pupuk subsidi di Tulungagung pada tahun 2025 menjadi 29.069 ton urea, 22.276 ton NPK, dan 2.373 ton pupuk organik.

Penyaluran dilakukan secara merata di seluruh kecamatan, menyesuaikan dengan kebutuhan petani yang sudah terverifikasi dalam E-RDKK.

Suyanto menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau proses distribusi agar tepat sasaran dan tidak ada penyimpangan di lapangan.

Pihaknya juga mengimbau petani untuk memanfaatkan pupuk subsidi secara bijak, sesuai dosis anjuran teknis, sehingga hasil produksi bisa maksimal.

“Kami ingin memastikan setiap pupuk yang diberikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan produksi, bukan untuk hal lain,” tegasnya.

Menurutnya, pupuk subsidi menjadi salah satu komponen penting dalam menjaga stabilitas produksi pangan di Tulungagung.

Daerah ini merupakan salah satu lumbung padi di Jawa Timur dengan luas tanam padi yang cukup besar.

Tambahan alokasi pupuk diyakini mampu menjaga target produksi gabah kering giling tetap tercapai hingga akhir tahun.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.