Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komitmen Pemerintah dalam Pelestarian Lingkungan Hidup

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Komitmen Pemerintah dalam Pelestarian Lingkungan Hidup Doc: Antara
Ket. Rudy Mas'ud memberikan cindera mata kepada rombongan kunjungan kerja reses Komisi IV DPR RI di Kota Bontang.

Bontang - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur Rudy Mas'ud menegaskan komitmen pemerintah setempat dalam pelestarian alam dan lingkungan hidup, serta memastikan sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang dan mendatang.

“Keberadaan Bontang Mangrove Park ini adalah bukti kepedulian kita terhadap ekosistem lingkungan dan kehidupan,” ungkap Rudy Mas'ud saat bersilaturahim dengan rombongan Komisi V DPR RI yang melakukan kunjungan kerja di Kota Bontang, Selasa.

Bontang Mangrove Park adalah objek wisata alam yang terletak di Kota Bontang, Kalimantan Timur, tepatnya di dalam kawasan Taman Nasional Kutai.

Objek wisata ini menawarkan keindahan hutan mangrove, jalur boardwalk, serta fasilitas edukasi tentang pelestarian ekosistem mangrove.

Gubernur Rudy mengatakan banyak program kelestarian alam dan lingkungan yang bisa dikerjasamakan bersama pemerintah pusat.

Terlebih Kaltim memiliki kawasan hutan 12,5 juta hektare yang potensial untuk dilakukan kegiatan pertanian dan kehutanan.

“Lahan Kaltim merupakan sumber ekonomi dan sumber ekonomi yang tadinya mengandalkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui  (unrenewable) menjadi sumber daya alam yang dapat diperbaharui (renewable),” kata Rudy.

Potensi lainnya, lanjut Rudy, pengembangan tanaman polonia di lahan eks tambang batu bara yang saat ini tersebar di kabupaten dan kota se-Kaltim, termasuk lahan reklamasi.

Tanaman polonia sekali tanam tumbuh 10 tahun dan bisa dipanen sebanyak enam kali dengan nilai ekonomi tinggi.

“Polonia ini lima bahkan sepuluh kali lebih baik dari kelapa sawit. Polonia menjadi energi baru terbarukan dan ramah lingkungan,” tegas Rudy Mas'ud.

Gubernur meyakini tanaman polonia sangat potensial dikembangkan di Kaltim, sekaligus sumber pendapatan baru negara.

"Saya rasa ini sangat bagus. Mudah-mudahan suara Kaltim bisa disuarakan Komisi IV DPR RI ke pemerintah pusat," harap Rudy.

Rombongan Kunker reses dipimpin Ketua Tim yakni Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Panggah Susanto, didampingi Wakil Ketua Komisi IV Ahmad Yohan bersama anggota.

Wakil Ketua Komisi IV DPRRI Panggah Susanto mengakui komitmen kuat Pemerintah Provinsi Kaltim dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Afghanistan-Pakistan Terlib...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.