AS dan Inggris, Target Utama Ekspor Kopi Indonesia Tahun Ini

Selasa, 12 Agu 2025, 11:50 WIB

JAKARTA – Amerika Serikat dan Inggris menjadi target utama ekspor kopi Indonesia tahun 2025. AS konsisten menjadi importir terbesar kopi Indonesia. 

Menurut Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesi (AEKI), pasar AS sangat menghargai kopi spesialti Indonesia seperti Sumatra Mandheling, Java Arabica, dan Toraja Kalosi. Tren "third-wave coffee" atau gerai kopi berbasis kualitas dan keberlanjutan di AS meningkatkan permintaan terhadap biji kopi single-origin dengan sertifikasi organik atau Fair Trade.

Ket. Foto: — Sumber: AEKI

AS juga mengimpor kopi Robusta Indonesia untuk campuran espresso dan produk kopi instan. Menurut USDA, pangsa Indonesia di pasar kopi AS mencapai 7,5%, bersaing ketat dengan Brasil dan Kolombia.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporannya menyebutkan ekspor kopi Indonesia pada Kuartal I 2025 telah mencapai 99,6 ribu ton. Negara utama tujuan ekspor kopi Indonesia adalah Amerika Serikat dengan volume mencapai 16,3 ribu ton, sekitar 16% dari total ekspor nasional.

20250812114607_ekspor-kopi.JPG

Di ajang Specialty Coffee Expo (SCE) 2025 di Houston, Amerika Serikat, Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi ekspor kopi senilai Rp498 miliar, naik dari partisipasi Indonesia tahun sebelumnya yakni Rp436,7 miliar.

Di posisi kedua, target ekspor utama Indonesia adalah Inggris. Pada Kuartal I 2025 ini ekspor kopi ke negara ini mencapai 9,2 ribu ton. Posisi ketiga diduduki Belgia dengan volume ekspor 8,7 ribu ton, disusul Mesir 7,3 ribu ton, dan Algeria mencapai 6,1 ribu ton. Sisanya, 30,2 ribu ton diekspor ke negara lain.

Mengutip Goodtats, kopi Robusta menjadi komoditas kopi utama yang diekspor dalam bentuk mentah, belum diolah. Namun biji kopi Arabika juga termasuk yang diekspor.

Menurut BPS, volume ekspor Robusta mentah bisa mencapai 8 kali lipat dibanding ekspor Arabika. Robusta banyak diproduksi di Lampung, Bengkulu, hingga Jawa Timur.

Meski volumenya masih lebih rendah dibanding Robusta, Arabika juga menjadi komoditas unggulan ekspor Indonesia. Sebut saja Kopi Gayo, Toraja, Kintamani, hingga Flores Bajawa yang cukup banyak diekspor.

Beberapa jenis kopi spesial lainnya seperti Kopi Luwak, Kopi Papua Wamena, dan Kopi Sidikalang juga diekspor, walau volumenya masih terbilang rendah. Kopi-kopi tersebut dikenal sebagai kopi premium di pasar internasional dengan harga yang lebih tinggi.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.