- Home
-
- Megapolitan
-
- Program Makan Gratis Jakar...
Program Makan Gratis Jakarta Perlu Dievaluasi
Senin, 11 Agu 2025, 01:05 WIBJAKARTA â Program makan gratis sudah berlangsung sejak Januari. Dengan kata lain program makan gratis, termasuk di Jakarta, sudah berjalan lebih dari enam bulan mencakup hampir 7 juta penerima manfaat. Angka ini sudah melebihi total penduduk Singapura yang berjumlah 5,9 juta orang.
âMaka sudah saatnya pemprov Jakarta mengevaluasi program makan gratis,â jelas pakar kesehatan, mantan Direktur Penyakit Menular WHO Kantor Regional Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, Minggu (10/8). Menurutnya, tujuan evaluasi, salah satunya untuk melihat pentingnya melihat program. Program ini oleh World Food Program atau Program Pangan Dunia disebut sebagai School Nutrition Package Framework atau Standar dan Pedoman Minimum untuk Paket Gizi Sekolah.
Tjandra menyebut ada lima kegiatan utama di dalamnya. Kelimanya adalah makanan bergizi, literasi tentang gizi, suplementasi, aktivitas fisik, dan suasana lingkungan makanan sekolah yang baik. Dia menyampaikan terdapat dua aspek pokok kesehatan terkait makan gratis: jaminan mutu gizi makanan dan keamanan pangan.
Untuk jaminan mutu gizi, maka perlu diperhatikan gizi seimbang sesuai dengan konsep âIsi Piringku.â Sedangkan untuk keamanan pangan, maka semua pengelola makan gratis harus berpegang teguh pada prinsip keamanan pangan sejak mulai penyediaan bahan pangan sampai masakan tersaji di depan anak-anak.
Adapun per awal Agustus, penerima makan gratis tercatat sudah menembus kurang lebih 8 juta orang. Menurutnya, survei di Jakarta mesti dilakukan dari waktu ke waktu. Isinya terkait kepuasan konsumen baik yang menerima makan gratis, orang tua, guru, dan maupun bahkan penyedianya.
Selain survei, studi kohort (penelitian observasional dari waktu ke waktu) untuk melihat perkembangan terkait dampak makan gratis sejak pertama kali dilaksanakan hingga beberapa waktu ke depan, juga diperlukan. Tjandra menjelaskan, studi ini harus meliputi gizi, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.
âMemang studi kohort ini harus beberapa waktu ke depan supaya dampaknya tidak bias. Hanya, proses pengumpulan data dari waktu ke waktu harus dikerjakan dengan cermat sesuai dengan kaidah ilmiah,â ujarnya.
Pemenuhan Gizi
Sementara itu, tujuan program makan gratisjadi merupakan wujud nyata kemerdekaan kurang gizi. Program prioritas pemerintahan ini dinilai bukan sekadar bantuan makanan, tetapi investasi bangsa untuk masa depan bangsa.
âLewat sepiring makan gratis, negara hadir di ruang kelas,â kata Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Kepresidenan, Noudhy Valdryno. Pria yang akrab disapa Ryno itu menambahkan, berkat program makan gratis, jutaan anak sekolah, ibu hamil, Ibu menyusui, dan balita seluruh pelosok negeri kini dapat menikmati makan setiap hari.
Program ini, kata dia, tidak hanya meningkatkan konsentrasi dan prestasi anak-anak di sekolah, tetapi juga mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak. Dalam jangka panjang, makan gratis bisa menjadi pondasi lahirnya generasi unggul.
Ryno menegaskan makan gratis merupakan investasi terbaik dalam jangka panjang yang bisa dilakukan bangsa Indonesia serta telah diakui oleh berbagai organisasi internasional. âJadi seperti School Meals Coalition itu bilang bahwa ini program yang sangat tepat untuk negara-negara seperti Indonesia,â ujarnya.
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Akselerasi Solusi Proteksi Syariah kepada Keluarga Indonesia, Generali Indonesia Hadirkan GEN Syariah Perlindungan Aman dengan Manfaat yang Bertumbuh, Bertambah dan Berkah
-
MBG Miliki Potensi Besar Dorong Ekonomi Rakyat
-
MBG Ditegaskan Tak Ganggu Anggaran Pendidikan 2026
-
Pemkab Deli Serdang Gelar Safari Ramadhan Keliling Kecamatan, Fokus Pererat Silaturahmi dan Dengarkan Aspirasi
-
Cap Go Meh Singkawang Tampilkan 727 Tatung
-
UEA Kirim 30 Ton Kurma Premium untuk Indonesia, Simbol Persaudaraan Ramadhan 1447 H
-
Banyuwangi Layani Kesehatan Lansia Lewat Program Pelayanan Keliling
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.