Mengenang Gempa Palu 2018, Aksi Heroik Anthonius Petugas ATC yang Berjuang Selamatkan Pesawat

Senin, 11 Agu 2025, 11:13 WIB

Pada 28 September 2018, dunia penerbangan Indonesia kehilangan seorang pahlawan yang tak terlihat oleh kebanyakan orang. Anthonius Gunawan Agung, seorang petugas Air Traffic Control (ATC) berusia 22 tahun, memperlihatkan dedikasi luar biasa saat gempa bumi berkekuatan M 7,4 mengguncang Palu, Sulawesi Tengah. Tugas yang diembannya pada saat itu tidak hanya soal mengendalikan pesawat di udara, tetapi juga tentang keberanian dan tanggung jawab hidup yang harus diambil di tengah bencana besar.

Saat gempa mengguncang Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie, Anthonius tengah berada di menara ATC, memandu penerbangan Batik Air ID 6231 yang hendak terbang menuju Makassar. Tanpa ragu, ia memberi clearance untuk pesawat Airbus A320 tersebut meskipun gempa membuat bangunan ATC berguncang hebat. Tanpa memperdulikan keselamatannya sendiri, Anthonius terus mengarahkan pesawat sampai akhirnya lepas landas. Baru setelah pesawat tersebut terbang dengan aman, ia mencoba menyelamatkan diri. Namun, nasib berkata lain. Menara ATC yang ia tinggali ambruk, dan demi menghindari reruntuhan, ia melompat. Sayangnya, saat mendarat, ia mengalami patah tulang yang serius.

Ket. Foto: Anthonius Gunawan Agung berhasil memandu penerbangan Batik Air ID 6231 yang hendak terbang menuju Makassar, saat gempa Palu 2018 — Sumber: Antara Foto

“Anthonius adalah sosok yang bertanggung jawab penuh. Ia memastikan pesawat dan penumpangnya aman, meski nyawanya sendiri berada dalam bahaya,” ungkap Yohanes Sirait, Manajer Humas AirNav Indonesia, mengenang perjuangan Anthonius.

Setelah melompat dari menara, Anthonius dilarikan ke rumah sakit dengan luka parah. Sayangnya, meski upaya evakuasi dengan helikopter dari Balikpapan sudah dipersiapkan, nyawanya tak tertolong. Sebelum helikopter datang, ia menghembuskan napas terakhir. Jenazahnya kemudian dimakamkan dengan penghormatan besar di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanannya.

Cerita ini semakin mengharukan dengan pengakuan dari Captain Ricosetta Mafella, pilot Batik Air ID 6231. Fella mengingat betul saat ia meminta untuk segera terbang karena merasa ada yang tidak beres. Pesawatnya berguncang saat di landasan, namun ia belum tahu bahwa itu adalah dampak dari gempa yang mengguncang Palu. Setelah lepas landas, ia berusaha menghubungi ATC, namun tak ada jawaban. Ternyata, menara pengawas sudah ambruk, dan komunikasi terputus karena guncangan hebat itu.

Pesawat ID 6231 menjadi penerbangan terakhir yang berhasil lepas landas dari Palu pada hari itu, tepat saat gempa melanda. Fella hanya tahu setelah pesawat berada di ketinggian 2.000 kaki bahwa mereka adalah satu-satunya pesawat yang berhasil meninggalkan Palu dalam keadaan darurat tersebut.

Pengorbanan Anthonius mengingatkan kita bahwa di balik setiap penerbangan yang aman, ada perjuangan dari orang-orang yang tak terlihat seperti Anthonius, yang meski berada di ujung nyawa, memilih untuk menyelamatkan orang lain. Jejak heroiknya kini dikenang sebagai simbol keberanian, tanggung jawab, dan pengabdian tanpa pamrih.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.