Makassar Akan Lanjutkan Revitalisasi Mangkrak Lapangan Karebosi
Senin, 11 Agu 2025, 21:05 WIBMAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan kembali akan melanjutkan revitalisasi Lapangan Karebosi yang selama ini menjadi ikon Kota Makassar usai alun-alun kota itu ditutup sejak 2024 karena proses revitalisasinya mangkrak.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin di Makassar, Senin, mengatakan pentingnya memaksimalkan fungsi Lapangan Karebosi sebagai ruang terbuka hijau dan fasilitas umum olahraga bagi seluruh warga Kota Makassar.
"Lapangan Karebosi yang telah melewati perjalanan sejarah panjang kini menjadi salah satu ikon Kota Daeng. Ini benar-benar diperbaiki, jangan sampai kita tinggalkan begitu saja," ujarnya.
Arifuddin mengatakan proses pembangunan lapangan karebosi tidak berlanjut setelah kontraknya diputus karena progresnya tidak berjalan baik sejak 2024.
Lapangan Karebosi sebelumnya difungsikan sebagai pusat kegiatan olahraga dan kawasan ini juga terintegrasi dengan pusat perbelanjaan.
Namun, beberapa tahun terakhir, progres revitalisasi terhambat hingga terkesan mangkrak. Sehingga Munafri berjanji segera melakukan renovasi secepatnya.
"Karena itu, kami mengambil langkah membuat penganggaran baru, melakukan seluruh tahapan, berkomunikasi. Dan ada asistensi dengan penegak hukum, termasuk BPK, agar proses ini bisa berjalan kembali," katanya.
Menurutnya, lapangan Karebosi memiliki fungsi strategis sebagai ruang publik yang menunjang kesehatan masyarakat, termasuk lansia yang membutuhkan sarana olahraga aman dan nyaman.
"Ini ikon Kota Makassar. Kita mau semua fasilitas di sini bisa dipakai kembali, menjadi ruang interaksi masyarakat, tempat berolahraga, dan ruang terbuka yang benar-benar dinantikan warga," ujarnya.
Munafri menegaskan, revitalisasi Karebosi bukan pekerjaan yang bisa selesai dalam waktu singkat.
Prosesnya memerlukan perencanaan matang sesuai aturan, apalagi mengingat kondisi proyek sebelumnya yang sempat bermasalah.
Tahun ini sudah pihaknya, memasukkan dalam anggaran perubahan untuk tinjauan perencanaan di anggaran APBD Perubahan atau bisa masuk dalam APBD pokok 2026.
"Insyaallah tahun depan sudah masuk di anggaran pokok untuk pelaksanaan fisiknya," terang Appi.
Terkait desain, Munafri mengungkapkan ada sedikit perubahan dari konsep sebelumnya. Penyesuaian dilakukan untuk menambah fasilitas seperti area istirahat, ruang berlindung, toilet umum, dan musala.
Lapangan jogging dan fasilitas olahraga lainnya dapat digunakan untuk melakukan aktivitas fisik yang dapat meningkatkan kesehatan fisik, seperti jogging, berlari, berjalan, dan lain-lain. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara Tercepat Nasional Salurkan Dana Desa Tahap Pertama
-
Polres Bengkayang Tanam Jagung 11,95 ha Dukung Ketahanan Pangan
-
Demi Keselamatan dan Keamanan, Warga Makassar Diminta Kurangi Melaut
-
Kota Makassar Kini Punya 6 Mobil Tim Reaksi Cepat Tangani Anak Jalanan
-
Janice Tjen/Alexandra Eala Tantang Unggulan Kedua Bucsa/Zhang di Perempat Final WTA 500 Abu Dhabi
-
Tiongkok Jadi Tujuan Ekspor Telur Ikan Terbang Makassar
-
Program Mudik Gratis: Dishub DKI Imbau Masyarakat Ikuti Seluruh Tahapan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.