Charger Publik Bukan Lagi Penyelamat Tapi Ancaman: Choicejacking, Teknik Hacker Sadis yang Sedot Data Dalam Sekejap!
Kamis, 07 Agu 2025, 09:42 WIBJAKARTA - Jika kamu termasuk orang yang suka mengecas ponsel di bandara, kafe, atau pusat perbelanjaan lewat port USB publik, saatnya ubah kebiasaan itu sekarang juga!Â
Dunia siber sedang dilanda teror baru bernama choicejacking, teknik kejahatan digital yang lebih kejam dari metode sebelumnya, dan dapat mencuri seluruh data pribadi dari ponsel tanpa kamu sadari bahkan hanya dalam hitungan milidetik!
Menurut laporan yang dirilis NordVPN dan dikutip ZDNet, penjahat siber kini menyamarkan perangkat jahat mereka sebagai charger biasa.Â
Tapi jangan tertipu! Kabel atau port pengisian daya itu sebenarnya adalah jebakan mematikan yang bisa mengambil alih kendali ponselmu.
Serangan ini bukan sekadar mengisi daya. Begitu kamu mencolokkan ponsel ke perangkat mereka, sistem jahat itu langsung menyusup, meniru perangkat input seperti keyboard virtual atau Bluetooth device dan mulai mengakses data tanpa izin.Â
Hanya dlam waktu 133 milidetik saja, mereka mampu menyedot foto, video, dokumen, kontak, bahkan login penting dari ponselmu!
Adrianus Warmenhoven, pakar keamanan dari NordVPN, menyebut choicejacking sebagai evolusi licik dari serangan juicejacking.Â
Jika juicejacking hanya menyedot data lewat kabel charger yang dimodifikasi, choicejacking lebih canggih karena memaksa ponsel memilih opsi yang tidak kita sadari, seolah kamu sendiri yang menyetujui tindakan itu!
âIni bukan hanya soal colokan. Ini tentang bagaimana perangkat bisa dimanipulasi untuk mengambil keputusan yang tidak pernah kita buat,â ujar Warmenhoven.
Yang mengerikan, baik pengguna Android maupun iPhone sama-sama jadi target empuk.Â
Peneliti dari Graz University of Technology di Austria mengungkap meski vendor ponsel sudah punya sistem perlindungan, metode terbaru para peretas berhasil menembus semua itu.
Jadi, Apa yang Harus Kamu Lakukan?
1. Selalu bawa charger sendiri dan colok ke stopkontak listrik biasa, bukan port USB publik.
2. Gunakan kabel khusus âcharge onlyâ agar tidak bisa ditransfer data.
3. Aktifkan mode 'hanya pengisian daya' jika ponsel memintanya.
4. Update sistem operasi dan patch keamanan secara rutin!
Ingat, keamanan data bukan lagi soal antivirus saja. Sekarang, bahkan colokan listrik bisa jadi pintu masuk bagi peretas.Â
Jangan biarkan satu colokan menghancurkan seluruh hidup digitalmu. Karena sekali data dicuri, tak akan ada charger yang bisa mengembalikannya!
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Tim Cook akan Mundur dari Jabatan CEO Apple
-
Celah Keamanan di Android (April–Mei 2026): Zero-Click & Zero-Interaction
-
Daftar 11 Pejabat Pemprov DKI Jakarta yang Baru Dilantik Gubernur Pramono
-
Pemprov DKI akan Gelar Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Catat Tanggalnya!
-
Serangan Siber Makin Meningkat: Indonesia Rawan Sekali atas Ancaman Kejahatan Digital
-
Kemenekraf dan Kemenbud Tandatangani MoU Perkuat Sinergi Pemajuan Kebudayaan
-
Hadapi Kemarau Panjang: Kementan Perkuat Sistem Air dan Pompanisasi di Jawa Barat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.