Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPD RI Berikan Beasiswa PIP Kepada 1.500 Pelajar di Papua Barat

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 18:36 WIB | Oleh:
 DPD RI Berikan Beasiswa PIP Kepada 1.500 Pelajar di Papua Barat Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma bersama sejumlah pemangku kepentingan foto bersama pelajar SD penerima beasiswa PIP di Manokwari, Papua Barat.

MANOKWARI, PAPUA - Pemerintah melalui DPD RI memberikan bantuan berupa beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) difokuskan untuk pelajar dari keluarga prasejahtera, rentan miskin, atau memiliki kondisi khusus supaya bisa menikmati pendidikan yang layak.

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma menyalurkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 1.500 pelajar tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK di berbagai wilayah Provinsi Papua Barat.

"Supaya anak-anak Papua bisa sekolah tanpa dibebani dengan kendala ekonomi keluarga. Dananya langsung dikirim ke rekening siswa penerima," kata Filep saat ditemui di Manokwari, Rabu (6/8).

Wamafma menjelaskan penyaluran beasiswa PIP aspirasi DPD RI menjadi bagian dari upaya afirmasi dalam rangka mengurangi angka putus sekolah di seluruh wilayah Papua Barat.

Besaran beasiswa PIP yang diberikan yaitu 450 ribu rupiah per tahun untuk pelajar jenjang SD, kemudian 750 ribu rupiah  untuk pelajar SMP, dan 1 juta delapan ratus ribu rupiah untuk pelajar SMA maupun SMK.

"Tanpa intervensi langsung dari negara, banyak anak Papua yang kesulitan melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan biaya," kata Filep.

Dia berharap pemerintah daerah memberikan dukungan melalui perbaikan data administrasi siswa yang belum terdaftar dalam kartu keluarga, atau Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Hal tersebut bertujuan agar penyelenggaraan beasiswa afirmasi dimanfaatkan secara maksimal, sehingga upaya penanggulangan angka putus sekolah berjalan lebih efektif dan merata.

"Banyak anak-anak Papua yang seharusnya menerima bantuan, tetapi terkendala karena datanya belum terinput. Ini harus segera dibenahi," tegasnya.

Dia menyebut penyaluran beasiswa PIP diawali dengan penyerahan secara simbolis kepada 336 pelajar SD sampai SMA/SMK di Kabupaten Manokwari dan akan dilanjutkan ke enam daerah lainnya yaitu Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Teluk Bintuni, Kabupaten Teluk Wondama, Kabupaten Kaimana, dan Kabupaten Fakfak.

"Saya akan kawal terus penyaluran ke semua daerah supaya penyaluran tepat sasaran," kata Filep.

Dia mendorong pemerintah daerah merealisasikan komitmen perbaikan mutu dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pengalokasian anggaran pendidikan maupun kesehatan.

"Alokasi APBD untuk pendidikan dan kesehatan minimal 30 persen, dan itu harus dijalankan," ucap Filep. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.