GIIAS 2025 Penuh Rojali dan Rohana! Banyak yang Datang Tapi Penjualan Lesu Banget

Selasa, 05 Agu 2025, 11:07 WIB

Tangerang – Pameran otomotif terbesar di Indonesia, Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, resmi berakhir pada Minggu (3/8). Bertempat di ICE BSD City, Tangerang, gelaran akbar yang berlangsung sejak 24 Juli ini mencatat peningkatan jumlah pengunjung dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, ironisnya, lonjakan antusiasme tersebut tidak diikuti dengan peningkatan transaksi pembelian kendaraan.

Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung tahun ini mengalami kenaikan sekitar 5-10% dibanding GIIAS 2024 yang berhasil menarik 475.084 orang. “Kami memang menjaga agar tidak terlalu padat, supaya pengunjung tetap merasa nyaman dan aman,” ujarnya saat ditemui di lokasi pameran.

Ket. Foto: GIIAS 2025 — Sumber: Antara Foto

Namun, di balik keramaian yang menghiasi hall-hall megah GIIAS 2025, terdapat fenomena menarik yang banyak dibicarakan yakni Rojali (rombongan jadi lihat-lihat) dan Rohana (rombongan hanya nanya-nanya). Istilah ini mencuat di tengah situasi di mana jumlah pengunjung meningkat, tetapi transaksi justru menurun.

Nangoi mengakui, tren ini sejalan dengan melemahnya daya beli masyarakat dan kondisi ekonomi yang masih tertekan. “Dari sisi transaksi memang terlihat agak turun. Kita juga lihat sampai pertengahan tahun ini, penjualan kendaraan belum pulih,” ujarnya.

Data industri mendukung hal tersebut. Penjualan mobil secara wholesales selama semester I/2025 turun 8,6% menjadi 374.740 unit, dibandingkan 410.020 unit pada periode yang sama tahun lalu. Penjualan ritel bahkan anjlok 9,7%, dari 432.453 unit menjadi 390.467 unit.

Meskipun demikian, GIIAS tidak hanya soal jual beli. Pameran ini tetap menjadi ajang penting untuk memperkenalkan teknologi otomotif terkini dan model-model terbaru dari berbagai pabrikan dunia. Selain pemain lama seperti Toyota, Honda, Mitsubishi, Hyundai, dan Suzuki, tahun ini juga diwarnai kehadiran merek-merek baru asal Tiongkok seperti BYD, AION, BAIC, Aletra, hingga Geely yang tampil cukup mencolok.

Gaikindo masih menghitung total transaksi yang terjadi selama pameran. Namun, Nangoi menegaskan bahwa jika angka penjualan tahun ini bisa mendekati capaian 2024 yakni sekitar 34.000 unit kendaraan dengan nilai hampir Rp18 triliun, itu sudah menjadi capaian yang patut disyukuri.

GIIAS 2025 pun menjadi cermin bahwa industri otomotif sedang berada di persimpangan antara daya tarik inovasi dan tantangan ekonomi. Di tengah gemerlap booth dan kilau mobil listrik terbaru, publik tampaknya masih bersikap wait and see menikmati pertunjukan, sambil menahan hasrat belanja.

Redaktur: Andriani Nuraini

Penulis: Andriani Nuraini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.