• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Disney Batalkan Penggunaan...

Disney Batalkan Penggunaan Deepfake AI Dwayne Johnson dalam Moana Live-Action

Selasa, 05 Agu 2025, 20:15 WIB

JAKARTA – Disney sempat mempertimbangkan rencana menggunakan teknologi deepfake AI untuk menggandakan wajah aktor Dwayne “The Rock” Johnson dalam film Moana versi live-action. Rencana ini melibatkan Tanoai Reed, sepupu sekaligus pemeran pengganti Johnson, yang berperan sebagai badan ganda fisik sementara wajah Johnson digantikan lewat AI oleh perusahaan Metaphysic.

Tujuannya adalah agar Johnson tidak perlu hadir di setiap pengambilan gambar, dengan AI menciptakan “digital double” yang superimpose wajah Johnson ke performa Reed. Ia sempat menyetujui ide tersebut demi efisiensi jadwal syuting.

Ket. Foto: — Sumber: ComicBook

Namun setelah hampir 18 bulan negosiasi, proyek tersebut akhirnya dibatalkan dan tidak ada footage AI yang akan masuk ke film final.

Tim legal Disney menyampaikan kekhawatiran bahwa penggunaan AI bisa menghilangkan hak milik penuh studio atas film tersebut. Mereka juga mempertimbangkan aspek keamanan data wajah Johnson serta dampak hukum jika elemen AI tidak sepenuhnya bisa diklaim sebagai milik Disney.

Keputusan serupa juga diambil oleh Disney untuk film Tron: Ares, yang sejatinya berencana menyertakan karakter AI bernama Bit untuk memanfaatkan AI generatif. Namun ide tersebut dihentikan karena potensi kontroversi, risiko negosiasi serikat pekerja, dan publisitas negatif yang dapat muncul hingga mempengaruhi pengalaman penonton.

Disney memang sedang berusaha mencari keseimbangan antara inovasi AI dan perlindungan terhadap kekayaan intelektual mereka. CEO Bob Iger serta ketua legal Horacio Gutiérrez menekankan bahwa AI membawa potensi besar, tapi tidak boleh melanggar hak kreatif atau menyebabkan kontroversi sosial, untuk itu dia masih mempertimbangkan keputusan untuk menggunakan AI dalam proses produksi filmnya.

Hari ini dipastikan bahwa Moana live-action tetap akan dirilis di bioskop pada 10 Juli 2026, dengan Catherine Laga'aia sebagai Moana dan Dwayne Johnson kembali sebagai Maui. Tidak ada konten AI dalam versi final film tersebut.

Langkah Disney ini menandai sikap hati-hati industri hiburan terhadap pemanfaatan AI di tengah ketidakpastian regulasi, tekanan serikat pekerja, dan tuntutan hak cipta yang semakin kompleks. Demonstrasi ekstensif dari kasus ini menunjukkan bagaimana studio besar menghadapi dilema teknologi mutakhir yang bisa mengguncang identitas kreativitas tradisional.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.