Laut Jawa di Ujung Tanduk! Ketika Sampah Mengusir Ikan dan Merusak Rumahnya
Senin, 04 Agu 2025, 10:35 WIBUdara asin khas pesisir kini menyimpan kabar tak sedap. Laut Jawa, yang selama puluhan tahun menjadi "dapur laut" bagi para nelayan Indonesia, kini menghadapi kenyataan pahit: stok ikan yang makin menipis dan ekosistem yang kian rusak. Tak lagi menjanjikan, para nelayan pun perlahan mengalihkan haluan berlayar ke timur, barat, atau selatan, meninggalkan laut yang dulu kaya dengan tangkapan.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan fakta mencemaskan ini dalam bincang media yang digelar Jumat (1/8) lalu di Jakarta Pusat. Ahmad Koswara, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, menyebut bahwa Laut Jawa menunjukkan gejala kelelahan yang nyata. Lewat pemantauan vessel monitoring system (VMS), terlihat bahwa aktivitas penangkapan ikan di wilayah ini mulai menghilang dari radar.
âKalau lihat petanya, sudah sangat sedikit kapal yang menangkap ikan di Laut Jawa. Sebagian besar kapal kini bergerak ke perairan timur seperti Maluku dan Papua, juga ke barat seperti Riau dan Anambas, serta ke selatan,â ujar Koswara.
Namun penurunan populasi ikan bukan sekadar soal jumlah. Ia adalah alarm dari sebuah kerusakan ekosistem yang lebih besar. Hilangnya area pemijahan, rusaknya terumbu karang, hingga musnahnya hutan mangrove menjadi bukti nyata bahwa laut kita sedang tidak baik-baik saja.
Dan pelakunya?
Koswara menyebut, pencemaran laut yang parah, terutama oleh sampah plastik, menjadi biang kerok dari kehancuran ini. âSudah hilang mangrovenya, terumbu karangnya rusak. Semua itu karena sampah,â katanya.
Namun harapan belum sepenuhnya hilang. KKP kini menyiapkan dua langkah pemulihan: pengurangan sampah laut dan rehabilitasi pesisir. Penanaman kembali mangrove dan pembersihan laut menjadi fokus utama demi mengembalikan napas kehidupan di Laut Jawa.
Laut yang sehat tak lahir dari keajaiban. Ia butuh kesadaran, kolaborasi, dan aksi nyata. Mungkin kini saatnya kita berhenti membuang, dan mulai menjaga.
Berita Terkait:
-
Menhub Dudy Purwagandhi Pastikan Dana Rp4 Triliun dari Presiden Prabowo untuk Keselamatan Kereta
-
Daftar Lengkap 26 Pemain Timnas Kroasia pada Piala Dunia 2026, Ada Luka Modric!
-
Fermin Lopez Diperkirakan Absen di Piala Dunia 2026, Kerugian untuk Timnas Spanyol?
-
Sabalenka Tersingkir di Roma, Cedera Bayangi Persiapan Menuju Prancis Open
-
Mengembangkan Perikanan Tambak guna Meningkatkan Ekonomi Nelayan
-
Dirjen Ikma Kementerian Perindustrian RI Kunjungi Ikm Binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra di Bogor
-
Perkuat Laut Natuna, KKP Bangun 10 Kapal Pengawas Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.