Leclerc Bawa Ferrari Bangkit, Rebut Pole Position di Hungaroring

Minggu, 03 Agu 2025, 08:32 WIB

BUDAPEST, HUNGARIA - Charles Leclerc menciptakan kejutan besar di Hungaroring dengan merebut pole position Grand Prix Hungaria, Sabtu (2/8), mengakhiri paceklik kualifikasi Ferrari sekaligus menyalip dominasi McLaren yang tampil dominan sepanjang akhir pekan.

Pembalap asal Monako itu mencatat waktu terbaik 1 menit 15,372 detik pada detik-detik akhir sesi Q3, menyalip dua pesaing utama McLaren, Oscar Piastri dan Lando Norris, yang gagal beradaptasi dengan kondisi lintasan yang berubah akibat hembusan angin.

Ket. Foto: Pembalap Ferrari Charles merebut pole position Grand Prix Hungaria, Sabtu (2/8), — Sumber: AFP

“Saya tidak tahu harus berkata apa,” ujar Leclerc dengan suara bergetar lewat radio tim. “Hari ini sungguh di luar nalar. Seluruh sesi kualifikasi terasa begitu sulit, saya tidak melebih-lebihkan. Kami nyaris tidak lolos ke Q2 dan Q3, dan ketika cuaca berubah di Q3, saya hanya mencoba menyelesaikan lap yang bersih untuk meraih posisi ketiga.”

“Tapi pada akhirnya, kami dapat pole. Saya benar-benar tidak menyangka. Ini salah satu pole terbaik dalam karier saya, dan yang paling tak terduga.”

Hasil ini menjadi pole position pertama Leclerc di Hungaria, pertama musim ini, serta yang ke-27 sepanjang karirnya. Bagi Ferrari, ini juga menjadi pole pertama di Hungaroring sejak Sebastian Vettel pada tahun 2017.

McLaren, yang tampil dominan di semua sesi latihan, harus puas di posisi dua dan tiga. Piastri menyebut arah angin yang berubah di Q3 membuat mobil sulit dikendalikan. “Charles memang cepat sejak awal pekan. Tapi saya tidak menduga akan berada di belakang Ferrari hari ini,” ujarnya.

Norris menambahkan, “Leclerc menjalani lap luar biasa. Sepertinya ia mengambil risiko lebih besar di akhir. Angin berubah drastis dan itu sangat memengaruhi kami. Tapi secara keseluruhan, tidak banyak yang bisa dikeluhkan. Kami sudah memberikan yang terbaik.”

Di belakang mereka, Aston Martin mencatat hasil kualifikasi terbaik musim ini dengan Fernando Alonso dan Lance Stroll masing-masing start dari posisi lima dan enam. Sementara Gabriel Bortoleto (Sauber) secara mengejutkan berada di urutan ketujuh, unggul atas juara dunia empat kali Max Verstappen (Red Bull) yang harus puas di posisi delapan. Dua rookie Racing Bulls, Liam Lawson dan Isack Hadjar, melengkapi sepuluh besar.

Sementara itu, Lewis Hamilton kembali gagal tampil kompetitif bersama Ferrari. Juara dunia tujuh kali tersebut tersingkir di Q2 dan hanya akan start dari posisi ke-12.

“Saya tidak berguna,” ujar Hamilton dengan nada frustrasi. “Tak ada yang salah dengan mobil, buktinya mobil lain bisa pole. Mungkin mereka butuh ganti pembalap.”

Hamilton terlihat kecewa berat dan langsung masuk ke motorhome tanpa membuka helmnya. Sejak bergabung dengan Ferrari awal musim ini, ia masih kesulitan menemukan performa terbaik.

Sebaliknya, Leclerc menunjukkan bahwa paket pembaruan Ferrari mulai membuahkan hasil. Meski harus berjuang dengan kondisi angin dan hujan ringan di sesi kualifikasi, ia mampu menjaga konsentrasi dan memaksimalkan potensi mobil.

“Saya memakai konfigurasi low downforce, jadi ketika hujan mulai turun di Q2, saya khawatir itu akan berlangsung lama,” ucap Leclerc. “Untungnya tidak. Tapi kondisi lintasan terus berubah, dan itu membuat semuanya sangat menantang. Tapi pada akhirnya, kami berhasil mengamankan pole!”

Menghadapi balapan Minggu malam, Leclerc menegaskan bahwa start dan Tikungan 1 akan sangat menentukan. “Saya akan melakukan segalanya untuk mempertahankan posisi terdepan. Jika kami bisa melewati tikungan pertama dengan baik, itu akan sangat membantu untuk sisa balapan.”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.