Lombok Mendapat Pasokan Narkoba dari Kepri. Cermati Kalau Pendatang dari Wilayah Itu

Jumat, 01 Agu 2025, 12:29 WIB

JAKARTA – Warga dan aparat Lombok sebaiknya mencermati bila pendatang dari Kepri, jangan-jangan kurir narkoba. Sebab Direktorat Polda Kepulauan Riau mengungkap jaringan pengedar narkoba dari Karimun ke Lombok dengan menangkap enam tersangka, yang berperan sebagai kurir dan juga pengendalinya.

Wadiresnarkoba Polda Kepri AKBP Ahmad Surherlan mengatakan para pelaku mengirimkan narkoba dalam paket kecil yang diselundupkan di dalam dubur lalu berangkat menggunakan maskapai penerbangan.

"Dalam kasus ini, kami melakukan pengembangan kasus hingga ke Lombok, tempat barang dikirim dan menangkap pelaku yang merupakan pengendali dan penerima barang," kata Suherlan di Mapolda Kepri, Jumat.

Dia menjelaskan kronologi kasus bermula dari laporan masyarakat terkait adanya orang yang membawa sabu di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada 22 Juli 2025. Berdasarkan informasi tersebut petugas menangkap dua pelaku berinisial SD dan RS yang berperan membawa narkoba dari Karimun ke Lombok melalui bandara.

"Hasil penggeledahan terhadap SD ditemukan 4 bungkus diduga sabu, dan RS terdapat enam bungkus diduga sabu dibungkus dalam kapsul," katanya. Kemudian dari hasil interogasi SD, diketahui dirinya menitipkan sabu kepada EW di kamar hotel di kawasan Batu Batam.

Hasil pengembangan, petugas berhasil menangkap EW di parkiran hotel Kecamatan Batu Ampar. "Narkoba yang dititipkan SD disimpan di kamar kost EW, hasil penggeledahan ditemukan 12 bungkus kapsul diduga sabu," ungkapnya.

Penyidik terus mengembangkan kasus tersebut, hingga diperoleh pengakuan para pelaku asal narkoba didapat dari pelaku berinisial D di hotel Nirwana Karimun.Pada Rabu (23/7) penyidik melakukan pengembangan ke Lombok, dan menangkap pelaku berinisial J di Kabupaten Lombok Tengah, berperan sebagai penerima di Lombok.

"J ini menerima barang, setelah diterima dijual kembali di Lombok," kata Suherlan. Pengembangan terus berlanjut hingga 25 Juli, ditangkap lagi seorang pelaku berinisial D berperan sebagai penyedia dan pengendali jaringan. "Hasil interogasi D mengaku mendapat barang dari pelaku berinisial L di pantai Pongkar Karimun," ujarnya.

Total barang bukti yang disita dalam kasus ini, sabu seberat 769,01 gram, ekstasi 53 butir dan lima unit telepon genggam. Pengiriman narkoba ke wilayah Timur Indonesia, terutama Lombok sedang marak terjadi akhir-akhir ini. Kepri tidak lagi jadi lokasi pengendara, tetapi transit untuk pengiriman.

Suherlan membenarkan adanya pergeseran pengiriman narkoba marak ke wilayah Timur Indonesia, seperti Lombok, Kendari, Madura. "Kami sudah memantau itu, dan sudah berkoordinasi juga dengan kepolisian-kepolisian di wilayah Timur untuk mengantisipasi pola-pola baru ini, mereka juga mengirim dalam jumlah kecil-kecil dan disimpan di dalam tubuh untuk mengelabui petugas," ujarnya.

Ket. Foto: narkoba — Sumber: ist

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.