- Home
-
- Megapolitan
-
- BPS DKI Jakarta: Bensin Ja...
BPS DKI Jakarta: Bensin Jadi Penyumbang Tertinggi Inflasi Jakarta Juli 2025
Jumat, 01 Agu 2025, 19:32 WIBJAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat bensin menjadi komoditas utama penyumbang tertinggi inflasi di Jakarta pada Juli 2025, yakni sebesar 0,04 persen.
Secara umum, inflasi bulanan di Jakarta pada Juli 2025 sebesar 0,11 persen.
"Bensin (komoditas penyumbang) tertinggi inflasi pada Juli 2025," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin dalam Rilis Berita Statistik DKI Jakarta Agustus 2025 di Jakarta, Jumat (1/8).
Inflasi yang disebabkan harga bensin terjadi karena ada penyesuaian harga BBM non-subsidi oleh pemerintah. Pada 1 Juli lalu, diketahui harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi naik.
Di Jakarta, harga BBM jenis Pertamax naik dari 12.100 rupiah menjadi 12.500 rupiah per liter. Kenaikan juga terjadi pada sejumlah produk BBM non-subsidi lainnya.
Selain bensin, komoditas utama lainnya yang juga memberikan andil inflasi tertinggi pada Juli 2025, yakni bawang merah (0,02 persen), cabai rawit (0,02), emas perhiasan (0,01) dan biaya Sekolah Dasar (0,01).
"Tarif Sekolah Dasar ini umumnya sekolah swasta apakah itu SPP maupun biaya daftar ulang," ujar dia.
Berdasarkan 11 kelompok pengeluaran, BPS DKI Jakarta mencatat kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil inflasi tertinggi inflasi, yakni 0,06 persen.
Kelompok ini menjadi kelompok utama penyumbang inflasi dalam dua bulan berturut-turut.
Kelompok pengeluaran lain dengan andil inflasi tertinggi pada Juli 2025, yakni perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,02 persen serta pendidikan (0,02 persen).
"Untuk Jakarta, tahun 2022-2023 itu 0 persen (andil inflasi). Kami mencatat tarif pendidikan pada periode tersebut tidak ada perubahan harga masih stabil," katanya.
Di Juli 2025, ada biaya Sekolah Dasar (andil inflasi) 0,98 persen, lalu 0,90 persen untuk SMP, dan 0,13 persen untuk SMA.
Berdasarkan data historis, kelompok pendidikan masih berpotensi memberikan andil terhadap inflasi pada dua bulan ke depan.
Hasanudin menyatakan, inflasi Jakarta pada Juli 2025 secara bulanan lebih terkendali atau lebih rendah dibandingkan nasional yang mencapai 0,30 persen. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Inflasi 3,48 Persen Masuk Target, Kemendagri Soroti Harga Pangan Belum Stabil
-
Mendagri Serukan Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Inflasi
-
Wakil Ketua Komisi VI DPR Menyatakan Stok BBM Aman karena Indonesia Punya Sumber Minyak Baru
-
Disiplin Jadi Senjata Atlet Pelatnas Soft Tennis Indonesia
-
Mulai Sistem Jatah Hingga Pengurangan Hari Kerja, Negara-negara Asia Tempuh Langkah Darurat Hadapi Kenaikan Harga Minyak karena Perang Iran
-
Prancis Ancaman Nyata Tim Thomas di Babak Grup
-
Buka Opsi Impor Minyak dari Russia meski Harga Lebih Tinggi, Bahlil: yang Penting Ada
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.