- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Ultimatum Russia Aga...
Trump Ultimatum Russia Agar Akhiri Perang Ukraina dalam Tempo 12 Hari
Selasa, 29 Jul 2025, 14:58 WIBTURNBERRY - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menetapkan batas waktu selama 10 hingga 12 hari bagi Russia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Jika tidak, Russia akan menghadapi konsekuensi berupa sanksi dan tarif.
Batas waktu ini memperpendek tenggat sebelumnya yang ditetapkan Trump selama 50 hari. Trump menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk menunggu lebih lama karena belum terlihat tanda-tanda kemajuan dari pihak Russia.
Hal tersebut disampaikan Trump di Skotlandia saat menghadiri pertemuan dengan para pemimpin Eropa, Senin (28/7). Pernyataan tersebut disampaikan saat Trump bertemu dengan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.
Belum ada tanggapan langsung dari pihak Kremlin. Namun, mantan Presiden Russia Dmitry Medvedev menyebut bahwa Trump sedang memainkan âpermainan ultimatumâ.
Menurut Medvedev, setiap ultimatum merupakan ancaman serius yang dapat memperluas konflik. Ia menambahkan bahwa konflik tersebut bisa melibatkan tidak hanya Russia dan Ukraina, tetapi juga Amerika Serikat sendiri.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyambut baik pernyataan Trump. Ia menyebutnya sebagai langkah yang tepat waktu dan sangat signifikan untuk mendorong penyelesaian damai. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Nyesek! Sempat Kejar Dua Set, Timnas Voli Putra Indonesia Malah Kena Hajar Kamboja di Final!
-
Menko PMK Ajak Anak Berani Laporkan Kasus Kekerasan
-
Harga Cabai Rawit Rp57.250/Kg, Telur Ayam Rp20.550/Kg Per Sabtu Pagi
-
Trump Izinkan Perusahaan Swasta AS Jalankan Serangan Siber terhadap Organisasi Kriminal Asing
-
F&B ID Nobatkan Tea-rista Terbaik Indonesia 2026 Lewat Chatime Tea-rista Competition
-
PINTU Incubator Perkuat Kolaborasi Mode Indonesia-Prancis di JF3 2026
-
Gebrakan Baru Donald Trump, Tuding Tiongkok Campur Tangan dalam Pemilu 2020
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.