Wagub NTT Apresiasi Program Holtikultura di Mabar, Dorong Ketahanan Pangan
Senin, 28 Jul 2025, 05:05 WIBLabuan Bajo - Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma mengapresiasi Program Pendampingan Pengelolaan Kebun Hortikultura yang dilakukan Badan Pengelola Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) bersama Yayasan Komodo Indonesia Lestari (Yakines) di Labuan Bajo.
"Harapan saya ke depan, ini akan menjadi role model yang mendorong bertumbuhnya komunitas-komunitas pangan lainnya di Labuan Bajo," katanya dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (27/7).
Program Pendampingan Pengelolaan Kebun Hortikultura dimulai dengan penanaman bibit sayur dan tanaman buah di Kebun Yayasan St Damian Binongko yang terletak di Jalan Batu Cermin, Cowang Dereng, Labuan Bajo.
Program tersebut merupakan komitmen dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus memperkuat rantai pasok bagi industri pariwisata di kawasan Labuan Bajo Flores,
Johni Asadoma juga menjelaskan program tersebut sangat tepat dilakukan karena dapat memanfaatkan lahan kosong dan terbatas guna meningkatkan ketahanan pangan di Labuan Bajo.
"Memantau perkembangan ekonomi dunia yang masih belum menentu, kita punya ketahanan pangan yang kuat, kita tenang saja makan minum semuanya ada, caranya dengan menanam," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Dwi Marhen Yono menyatakan penguatan sektor pangan lokal merupakan bagian tak terpisahkan dari pengembangan destinasi pariwisata yang berkelanjutan, regeneratif, dan berdaya saing.
Ia menjelaskan kolaborasi dalam Program Pendampingan Pengelolaan Kebun Hortikultura yang dilakukan merupakan wujud nyata sinergi multipihak dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memberdayakan masyarakat lokal.
âKetersediaan pasokan pangan yang stabil, sehat, dan berasal dari komunitas lokal menjadi fondasi penting untuk mendorong pariwisata berkelanjutan dan regeneratif," katanya.
Ia juga menjelaskan Kebun Ketahanan Pangan Yayasan St Damian ini bermitra dengan Yayasan Komodo Indonesia Lestari (Yakines) sebagai pelaksana program.
Ia mengatakan Yakines merupakan satu yayasan yang tergabung dalam Konsorsium Pangan Bernas bersama Yayasan KEHATI dan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) melalui program Urban Futures yang mendorong transformasi sistem pangan lokal di Manggarai Barat.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemprov Papua Barat Daya Investasi SDM, Biayai Pendidikan Dokter Spesialis
-
Menko Ekonomi: WFH untuk Swasta Tergantung Kebutuhan
-
Mau Cari Suasana Baru? Weekend at Parapuar, Cara Baru Nikmati Sisi Darat Labuan Bajo
-
Pemerintah: Enam Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2026
-
Diduga Produksi Petasan, Dua Pelajar Tulungagung Diamankan Polisi
-
Berkah Ramadan, Omzet UMKM di Lebak Meningkat
-
Sambut Pemudik Mulai 13 Maret, InJourney Airports Pastikan Kesiapan Operasi dan Layanan 37 Bandara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.