Menkes Budi Gunadi: Kusta Bukan Kutukan dan Bisa Disembuhkan

Senin, 28 Jul 2025, 17:55 WIB

JAKARTA - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan bahwa penyakit kusta dapat disembuhkan jika ditangani sejak dini. Namun, stigma sosial membuat banyak penderita enggan mencari pengobatan.

“Kusta itu bisa disembuhkan, obatnya gratis, tapi karena stigma, orang takut lapor. Mereka takut diejek, dikira kena kutukan, dan akhirnya terlambat, menular, bahkan menyebabkan disabilitas,” ujar Menkes dalam pernyataannya, Rabu (23/7).

Ket. Foto: Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin — Sumber: Kementerian Kesehatan

Menkes menjelaskan bahwa kusta tidak mudah menular seperti Covid-19. Penularannya hanya terjadi setelah kontak erat dan berkepanjangan.

“Beda dengan Covid-19, bicara sedikit saja bisa menular. Kalau kusta tidak, harus kontak lama,” ucap dia.

Menkes mengatakan pengobatan kusta hanya berlangsung selama enam bulan. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kerusakan saraf dan disabilitas permanen.

"Begitu ada satu kasus kusta ditemukan, keluarga dekatnya langsung diberikan obat pencegahan satu kali minum. Itu cukup untuk memutus rantai penularan, asal diobati dengan baik maka aman,” ujar dia.

Obat kusta kini sudah tersedia dan diberikan secara gratis oleh pemerintah. Menkes Budi Gunadi mengatakan, jika pengobatan dilakukan dengan tepat, pasien bisa sembuh total tanpa gejala sisa.

Sebelumnya, Menkes melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penguatan program eliminasi kusta nasional. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.