Budayawan: Ruang Terbuka Bisa Hidupkan Seni Betawi

Senin, 28 Jul 2025, 19:15 WIB

JAKARTA - Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra menekankan pentingnya ruang-ruang hidup bagi seni Betawi untuk terus bertumbuh.Ia menilai hal tersebut perlu segera dibenahi.

"Budaya itu butuh ruang untuk tumbuh, bukan hanya disimpan. Dari zaman dahulu memang sudah ada ruang-ruang itu, hanya memang penanganannya belum benar-benar memadai,” ujar Yahya, Minggu (27/7).

Ket. Foto: — Sumber: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Yahya menyampaikan bahwa terdapat banyak ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan seni. Hanya saja, perhatian terhadap pemanfaatannya dalam kebijakan publik masih terbatas.

“Saya menghitung ada sekitar 100 sampai 200 titik ruang publik milik pemerintah di Sudirman hingga Thamrin. Kita juga punya puluhan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dan taman kota, jadi kita tidak kekurangan,” ucap dia.

Sayangnya, ruang-ruang tersebut belum dilihat sebagai bagian dari ekosistem budaya. Menurut Yahya, pemerintah saat ini masih lebih memprioritaskan gedung-gedung pertunjukan formal.

Ia meyakini, jika ruang disediakan, seniman Betawi akan hadir dan menghidupkan kota. “Semakin banyak kesenian diberi ruang, makin kaya dan berwarna kota ini,” ucap dia.

Yahya juga menyoroti semangat generasi muda Betawi yang mulai bangkit. Dari pengalaman membina ratusan anak muda, Yahya melihat separuh di antaranya serius.

“Mereka mulai mengenal pakem-pakem lenong dan topeng. Itu tanda mereka ingin tahu siapa diri mereka,” ujar dia.

Menurut Yahya, budaya bukan hanya warisan masa lalu. Ia adalah jalan hidup, ruang ekspresi, dan sumber kebanggaan anak-anak Jakarta hari ini. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.