- Home
-
- Megapolitan
-
- Akses Pangan Kaum Muda Har...
Akses Pangan Kaum Muda Harus Gampang
Senin, 28 Jul 2025, 01:05 WIBJAKARTA â Untuk menciptakan sumber daya unggul, pemerintah harus mampu menyediakan akses pangan berkualitas yang mudah. Inilah yang mau dilakukan Provinsi Jakarta untuk memberikan perhatian akses pangan yang baik bagi generasi muda. Harapannya, agar kesehatan mereka terjaga di usia dewasa dan mampu mewujudkan Jakarta sebagai kota global urutan 20 tahun 2045.
âTarget menjadi 20 kota global dan generasi emas pada tahun 2045 bisa terwujud. Ini ditempuh dengan memastikan anak muda mengonsumsi makanan sehat, dan berolahraga sehingga terhindar berbagai penyakit,â kata Wakil Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, dr Dwi Oktavia, Minggu (27/7).
Dwi mengatakan ini usai membuka âFestival Berani Sehat CISDIâ di Jakarta, Minggu. Dia mengatakan bahwa waktu 20 tahun menjelang 2045 itu sangat singkat. Generasi muda saat ini harus disiapkan kesehatannya agar menjadi pelaku ekonomi dan pembangunan masa mendatang yang cerdas.
Menurutnya, memberikan kemudahan akses makanan sehat dan aktivitas fisik akan mengurangi risiko penyakit menular yang saat ini sudah sangat berbahaya. Ada sejumlah penyakit tidak menular yang menjadi prioritas saat ini. Di antaranya, diabetes melitus, hipertensi, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal kanker.
Penyakit menular ini dapat dikelola melalui mengurangi risiko terkena penyakit tersebut. Ini mulai dari menerapkan pola hidup sehat dengan konsumsi sayur, dan makanan tinggi serat. Di sisi lain harus mengurangi makanan mengandung gula, garam dan lemak.
Kemudian diikuti pola hidup dengan istirahat cukup dan mengelola stres dengan baik. Apabila ini diterapkan akan mengurangi risiko penyakit tersebut.âJangan henti kampanye, sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup sehat untuk generasi muda yang semakin baik,â kata dia.
Sementara itu, CEO Center for Indonesiaâs Strategic Development Initiatives (CISDI) Diah S Saminarsih menambahkan, masyarakat masih menghadapi tantangan kesehatan serius. Sebab berbagai masalah kesehatan termasuk penyakit tidak menular dan gangguan kesehatan mental, terus meningkat. Kementerian Kesehatan menyebutkan penyakit tidak menular seperti jantung dan stroke bertanggung jawab atas 75 persen kematian di Indonesia.
Kemudian hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan masyarakat Indonesia cenderung memiliki pola konsumsi tidak sehat. Di antaranya, konsumsi makanan olahan, cepat saji, dan minuman berpemanis dalam kemasan. Rakyat jugamengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL). Kebiasaan merokok dan kurangnya aktivitas fisik memperbesar risiko terkena penyakit tidak menular.
Masyarakat dalam kesehariannya telah dikepung dengan berbagai produk makanan dan minuman tidak sehat. Produk tembakau juga mudah diakses. âAkses informasi masyarakat ke kesehatan masih sangat terbatas. Untuk itulah, CISDI melaksanakan kegiatan seperti ini,â jelas Diah.
Kantin Sehat
Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta memperkuat program kantin sehat. Tujuannya, sebagai upaya nyata dalam mencegah penyakit tidak menular kepada anak muda seperti diabetes melitus, hipertensi, gagal jantung, stroke, gagal ginjal, dan kanker.
Menurut Dwi Oktavia, Jakarta sudah punya program ini sejak 2013. Hal itu ada dalam Peraturan Gubernur Jakarta Nomor 140 tentang Penyelenggaraan Kantin Sehat. âHingga sekarang masih terus ditingkatkan pelaksanaan di lapangan,â kata Dwi Oktavia.
Terkait hal itu, Gubernur Pramono Anung telah menetapkan 450 sekolah agar memiliki kantin sehat. Ini menjadi Program Quick Wins Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Menurut Pramono, kantin-kantin tersebut diberikan pendampingan agar panganan yang dijual kepada pelajar sehat dan aman.
âKami mendampingi sarana dan prasarana keamanan pangan, memberikan labelisasi terhadap makanan terutama kandungan garam, gula dan lemak,â tandasnya.
- akses pangan
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara
Berita Terkait:
-
Konsisten Terapkan ESG, Pertamina Group Diakui Global
-
Antisipasi Kenaikan DBD Pemprov Lampung Keluarkan surat Edaran
-
Bersih-bersih Jaringan Sistem Air Bawah Tanah untuk Cegah Banjir
-
Bongkar Strategi Kemenperin: Cetak Wirausaha Baru dari Kantong Kemiskinan Ekstrem
-
Sambut HUT RI, Garuda Indonesia Gandeng Cap Bali Luncurkan Livery Baru
-
Perkuat Pengawasan MINYAKITA, Mendag Terbitkan Permendag 43/2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.