Motivasi Atlet, Pemkot Kediri Siapkan Bonus Rp6,34 Miliar untuk Peraih Medali
Minggu, 27 Jul 2025, 17:20 WIBKediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, menyiapkan dana hingga Rp6,34 miliar untuk bonus bagi atlet serta pendampingnya yang meraih medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025 di Malang Raya.
Ketua Umum KONI Kota Kediri Eko Agus Koko mengatakan untuk bonus atlet saat ini sedang disiapkan untuk diberikan ke atlet yang meraih prestasi. Proses pemberian dilakukan lewat rekening masing-masing.
"Ini sedang kami siapkan. Pekan depan, Senin itu tanda tangan penerimaan dan semua lewat rekening," katanya di Kediri, Minggu (27/7).
Ia menjelaskan, KONI Kota Kediri telah mengalokasikan anggaran untuk bonus atlet dan pelatih dengan total hingga Rp6,34 miliar. Untuk peraih medali emas mendapatkan Rp30 juta per atlet, naik dari semula Rp20 juta.
Untuk peraih medali perak mendapatkan Rp20 juta per atlet dari sebelumnya Rp7 juta, peraih medali perunggu Rp10 juta per atlet dari sebelumnya Rp3 juta. Selain itu, untuk pelatih juga diberikan penghargaan.
Ia menyebut, atlet dari Kota Kediri meraih 175 medali dengan rincian 69 medali emas, 53 medali perak, dan 53 medali perunggu.
Hasil ini juga naik drastis ketimbang Porprov Jatim VIII 2023. Saat itu, Kota Kediri meraih 149 medali dengan komposisi 56 emas, 37 perak, dan 56 perunggu. Peningkatan ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan dan strategi yang lebih tajam serta terukur.
Dirinya menambahkan, hasil ini juga menjadi pertimbangan bagi KONI Kota Kediri untuk pembinaan atlet ke depannya. Bagi yang meraih medali akan dimasukkan ke program Pemusatan Latihan Kota (Puslatkot), untuk persiapan Porprov Jatim dua tahun lagi.
Pihaknya juga menerapkan program yang selektif. Setiap atlet akan dievalausi tiga bulan sekali. Jika dari hasil evaluasi prestasinya masih bagus, akan tetap dipertimbangkan, namun jika hasilnya turun menjadi bahan evaluasi bahkan bisa tersingkir dari Puslatkot.
Ia ingin agar dalam kompetisi Porprov Jatim nantinya, prestasi atlet dari Kota Kediri lebih baik lagi. Bahkan, ditargetkan perolehan emas bisa minimal hingga 80 medali emas.
"Dari hasil rapat untuk 2027 lebih berat lagi, minimal dapat 80 emas. Setelah ini juga mereka ada agenda. Kami juga tetap lakukan tes parameter. Jadi mereka dipantau fisiknya, dibiayai untuk berangkat latihan," kata dia.
Dirinya menambahkan, dalam kompetisi Porprov Jatim IX 2025 yang digelar di Malang Raya, beberapa cabang olahraga banyak menyumbang hasil medali seperti angkat besi. Dari target 15 medali emas, atlet angkat besi mampu meraih 18 medali emas, 12 medali perak, dan empat medali perunggu.
Namun, beberapa cabang olahraga yang belum memberikan prestasi maksimal juga diperhatikan seperti renang. Dari 40 medali yang diperebutkan, Kota Kediri hanya mendapatkan satu medali perak.
"Untuk itu, kami evaluasi, kami panggil. Saya ingin langsung melihat kenapa tidak bisa meningkat prestasinya atau belum dapat medali. Kami ingin masuk, melihat langsung proses latihan itu," kata Agus Koko yang juga pembina dari cabang olahraga angkat besi ini.
Pemberian bonus bagi atlet itu secara simbolis telah diberikan oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di sela upacara tradisi Manusuk Sima, yang merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi Ke-1146 Kota Kediri. Kegiatan itu berlangsung di Balai Kota Kediri.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pesona Klenteng Thian Hou Kiong yang Bersejarah di Indonesia Timur
-
DLH dan Warga Kerja Sama Bersihkan Aliran Sungai di Tirtayasa Serang
-
Robusca Hadir untuk Dorong Minat Baca di Kediri
-
Pemprov DKI Ingin Jadikan 'Transisi Ramadhan' di Bundaran HI Magnet Wisata Baru Jakarta
-
UK Petra Hadirkan Pohon Natal Terang dari Timur Bernuansa Papua
-
Pemkot Kediri Gandeng Komunitas Mobil Klasik Promosikan Destinasi Wisata
-
Atalia Praratya Dijadwalkan Hadiri Sidang Cerai Perdana terhadap Ridwan Kamil di PA Bandung pada Rabu Besok
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.