Bank Sampah Induk Menjadi Solusi dalam Pengelolaan Sampah di Samarinda

Minggu, 27 Jul 2025, 22:05 WIB

Samarinda - Bank Sampah Induk (BSI) Bungas Mahakam sejak tahun 2023 menjadi jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sampah di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Direktur Bank Sampah Induk Bungas Mahakam Samarinda Iwan Harwidian Maharisma di Samarinda, Minggu, menjelaskan bahwa pihaknya hadir untuk mengatasi kendala yang selama ini dialami oleh bank sampah unit di tingkat masyarakat.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Sebelum BSI berdiri, bank sampah unit menghadapi tantangan besar seperti masalah transportasi untuk menjual sampah terkumpul, keterbatasan lahan untuk penampungan, serta ketidakpastian harga jual sampah yang fluktuatif," ujar Iwan.

Menjawab persoalan tersebut, BSI Bungas Mahakam yang dibentuk berdasarkan SK Wali Kota Samarinda memberikan serangkaian solusi konkret.

Fasilitas utama yang disediakan adalah layanan penjemputan sampah langsung dari bank sampah unit, sehingga masalah armada dan lahan penumpukan dapat teratasi.

Selain itu, BSI menetapkan katalog harga yang pasti untuk 23 jenis sampah yang dapat diterima. Hal ini memberikan kepastian nilai ekonomis bagi masyarakat. Jenis sampah yang memiliki nilai jual mencakup berbagai macam plastik, kertas, kardus, logam, hingga minyak jelantah.

"Harga sampah bervariasi tergantung jenis dan kualitasnya. Sebagai contoh, plastik bisa dihargai antara Rp4.000 hingga Rp4.500 per kilogram, sementara logam seperti aluminium bisa mencapai Rp8.500 per kilogram," jelasnya.

Lebih lanjut, Iwan menerangkan bahwa BSI juga secara berkala melakukan pendampingan kepada masyarakat dan pengurus bank sampah unit.

Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan proses pemilahan sampah dari sumbernya berjalan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomis sampah yang disetorkan.

Sistem operasional BSI dirancang untuk memberikan kemudahan bagi para nasabah, yang dikategorikan menjadi nasabah reguler dan prioritas berdasarkan jumlah sampah yang terkumpul.

Untuk nasabah reguler dengan jumlah sampah lebih sedikit, pihaknya menyediakan layanan penjemputan terjadwal di setiap kecamatan.

"Sedangkan nasabah prioritas yang mampu mengumpulkan sampah dalam jumlah besar, bisa meminta penjemputan kapan saja tanpa harus menunggu jadwal," tuturnya.

Model kerja ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Samarinda yang gencar mendorong pemilahan sampah dari sumber. Upaya ini diharapkannya dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), menjaga kebersihan lingkungan, dan memperpanjang usia TPA di Samarinda.

Sistem di Bank Sampah Induk bersifat transaksional langsung. Setelah sampah dijemput dan ditimbang, pembayaran akan ditransfer ke rekening bank sampah unit dalam waktu satu kali 24 jam.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.