Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dirgantara RI Siap Take Off Global, PTDI Bawa Nama Bangsa ke IDEF 2025

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 20:11 WIB | Oleh: Tim Penulis

Langkah ini dinilai strategis, karena memperkuat kemampuan nasional dalam teknologi avionik, rekayasa, dan manufaktur pesawat tempur mutakhir.

Gita menjelaskan kerja sama dirgantara antara Indonesia dan Turki memiliki beberapa rekam jejak, di mana PTDI sebelumnya telah sukses memodifikasi enam unit CN235 menjadi Anti-Submarine Warfare (ASW) untuk Angkatan Laut Turki, dan tiga unit menjadi Naval Surveillance Aircraft (NSA) untuk Penjaga Pantai Turki, yang berlangsung antara tahun 2003 hingga 2015.

"Kini, kerja sama dengan Aselsan membuka babak baru dalam program sustainability CN235, mencakup peningkatan sistem, logistik, dan kesiapan operasional jangka panjang, dan menjadi bukti keandalan PTDI sebagai mitra industri strategis," ucapnya.

Keikutsertaan Indonesia di IDEF disebutkan tidak hanya tentang memperluas pasar, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap kemandirian industri pertahanan nasional.

Dengan memperkuat kemitraan strategis lintas kawasan, PTDI membawa pesan kuat bahwa Indonesia siap menjadi pemain utama dalam sektor pertahanan berbasis teknologi tinggi.

ia mengatakan, IDEF adalah platform strategis untuk membangun kepercayaan dan membentuk kemitraan jangka panjang. PTDI tidak hanya menawarkan produk, tapi juga membuka ruang kerja sama teknologi yang sejajar.

"Partisipasi PTDI untuk menegaskan bahwa industri pertahanan Indonesia tengah bergerak dari posisi penonton menjadi pelaku utama di kancah global," tutur Gita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Nasional
ITK Diharapkan Perkuat Kont...
Ekonomi
Realisasi Penyaluran KUR hi...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.