Takut Gempa Susulan, Warga Poso Pilih Bertahan di Luar Rumah Usai Gempa Kuat M6,0
Jumat, 25 Jul 2025, 08:36 WIBJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah warga di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah memilih bertahan di luar rumah untuk menghindari risiko gempa susulan usai gempa utama berkekuatan magnitudo 6,0 yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (24/7) malam.
âHingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa, namun proses pendataan masih berlangsung karena terdapat gangguan listrik dan jaringan komunikasi di beberapa wilayah,â kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat (25/7).
Laporan sementara yang diterima BNPB mencatat satu rumah roboh di sekitar pusat gempa. Sementara tiga rumah lainnya mengalami rusak ringan, masing-masing di Desa Tokilo dan Tindoli Kecamatan Pamona Tenggara, serta Desa Pendolo Kecamatan Pamona Selatan.
Gempa utama terjadi pada pukul 20.06 WIB dengan episenter berada di darat wilayah Poso pada kedalaman 10 kilometer, tepatnya pada koordinat 2,01 derajat Lintang Selatan dan 120,78 derajat Bujur Timur.
Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa tergolong dangkal dan dipicu oleh aktivitas sesar aktif di zona Sesar Poso, dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 11 kali gempa susulan hingga pukul 20.40 WIB, dengan magnitudo terbesar 5,5 magnitudo dan terkecil 2,4 magnitudo.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah dengan intensitas berbeda. Di Poso, Kolonodale, dan Mangkutana, guncangan mencapai skala intensitas IVâV MMI atau dirasakan hampir semua penduduk.
Sementara di Palopo, Toraja, Mappadeceng, dan Bungku dirasakan pada skala IIIâIV MMI. Di Palu, getaran terpantau pada skala IIâIII MMI.
BMKG melaporkan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami.
Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Mobil Listrik Ditinggal Lama? Pakar ITB Sarankan Lepas Terminal Aki dan Jaga Baterai 40–60 Persen
-
DPR Minta Penegakan Hukum Profesional Kasus di Daycare Yogyakarta
-
Jepang Peringatkan Risiko Gempa Dahsyat Lain Seminggu Mendatang Usai Gempa M7,7
-
Gempa Kuat M7,8 Guncang Selatan Filipina dan Sulawesi Utara, Peringatan Tsunami Dikeluarkan
-
Main Film Horor, Sal Priadi Ciptakan Lagu Saat Syuting "Monster Pabrik Rambut"
-
Nadiem Makarim. Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal, "Ibam is One of Us"
-
Bolaang Mongondow Diguncang Gempa 5,7 Magnitudo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.