Simulasi Proses Evakuasi Tsunami di Tiga Lokasi di Jawa Timur
Jumat, 25 Jul 2025, 17:35 WIBSurabaya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) menyimulasikan proses evakuasi terkait dengan ancaman potensi gempa megathrust yang berdampak tsunami di tiga lokasi di provinsi setempat.Â
Pelaksana tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jatim Dadang Iqwandy di Surabaya, Jumat mengatakan tiga lokasi tersebut berada di pantai selatan Jatim yakni, Pantai Balekambang Kabupaten Malang, Pantai Gemah Kabupaten Tulungagung dan Pantai Watukurung Kabupaten Pacitan.Â
"Simulasi yang dilakukan ini guna merespon potensi ancaman bencana itu, di sela gebyar pelaksanaan Gelar Peralatan di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan," ucapnya.
Ia mengatakan, kegiatan dilaksanakan secara kolaborasi dengan melibatkan BMKG, BPBD setempat, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Jatim dan pemerintah desa serta warga sekitar.Â
"Sebagai rangkaian awal kegiatan dilangsungkan pengecatan jalan dengan warna biru di lokasi titik aman tsunami di masing-masing area yang biasa disebut dengan blue zone," katanya.Â
Selanjutnya, kata dia, dilaksanakan sosialisasi pelatihan evakuasi mandiri yang diikuti 100 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa setempat, pelaku usaha sekitar pantai, kalangan pemuda hingga kelompok rentan, seperti, lansia dan penyandang disabilitas.
Sementara, kata dia, kegiatan simulasi evakuasi mandiri bencana tsunami dilaksanakan dengan skenario evakuasi menuju ke titik blue zone.
"Salah satu target yang kami inginkan dari kegiatan ini adalah mengenalkan kepada masyarakat tentang adanya blue zone dan menghitung waktu evakuasi dari pesisir pantai hingga ke titik aman," ujarnya.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang Mamuri yang turut hadir dalam kegiatan ini mengapresiasi atas terlaksananya simulasi evakuasi tsunami yang digelar BPBD Jatim di tiga daerah ini.
Ia berharap, apa yang dilakukan BPBD Jatim ini bisa melahirkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat desa, sehingga pemerintah desa dapat menggelar kegiatan yang sama tanpa menunggu dari kabupaten maupun provinsi.
"Dengan begitu, pesan peringatan dini yang kami sampaikan bisa benar-benar diterima oleh masyarakat pesisir pantai," ucapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tulungagung Robinson Parsaoran Nadeak juga menyampaikan apresiasi yang sama atas fasilitasi yang diberikan BPBD Jatim.
Baginya, simulasi evakuasi mandiri bencana tsunami ini menjadi proses edukasi bagi masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana.
"Kami berharap, kesiapsiagaan masyarakat di wilayah pesisir ini bisa semakin meningkat, sehingga masyarakat juga semakin sigap saat terjadi gempa dan tsunami," katanya.
- simulasi evakuasi
- BPBD Jawa Timur
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.