- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta Cerdas dan Modern ...
Jakarta Cerdas dan Modern Perlu Teknologi AI
Jumat, 25 Jul 2025, 03:10 WIBJAKARTA â Pemanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sangat diperlukan untuk mendukung Jakarta sebagai kota cerdas, inklusif, dan modern. Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan ini saat menghadiri Focus Grup Discussion (FGD), Kamis (24/7).
FGD untuk menyusun Roadmap Implementasi Artificial Intelligent (AI) di Jakarta bersama Boston Consulting Group (BCG) dan AI.3 di Balai Kota Jakarta). Ia mendukung FGD sebagai upaya menyusun peta jalan pengembangan AI untuk menjadikan Jakarta sebagai kota cerdas, modern, dan inklusif.
âSaya mengapresiasi kolaborasi jajaran perangkat daerah dengan Boston Consulting Group dan AI.3 dalam menyusun peta jalan pengembangan âAIâ. Ini menunjukkan bahwa Jakarta tidak sekadar bicara tentang masa depan berkelanjutan, tapi juga aktif mengupayakannya,â jelas Gubernur Pramono.
Lebih lanjut, dia mengatakan, Pemprov Jakarta terus berinovasi menghadirkan pelayanan publik dan menjalankan tugas pemerintahan yang lebih baik. Hal itu dilakukan dengan pemanfaatan teknologi yang mengintegrasikan âAIâ dalam sejumlah program nyata. Contoh, penerapan Intelligent Traffic Control System untuk pengaturan arus lalu lintas agar lebih efektif dan efisien.
âDi lingkungan Balai Kota, teknologi AI Face Generator mulai dimanfaatkan untuk mengakses gedung kantor secara otomatis. Ini sebagai bagian dari upaya membangun sistem yang lebih aman, efisien, dan modern,â ujarnya.
Gubernur menilai, âAIâ berpotensi besar meningkatkan efisiensi birokrasi, mempercepat layanan publik, memperbaiki perencanaan kota, hingga mendorong peningkatan pendapatan daerah secara terstruktur dan berkelanjutan.
âSaya minta jajaran birokrasi Pemprov untuk mampu mengadopsi kelebihan AI. Saya berharap, pengulangan data dapat diselesaikan dengan âAIâ. Misalnya, yang berkaitan dengan lalu lintas, KJP, KJMU, KTP, Jakarta One, pemetaan, JAKI,â terangnya.
Pramono menambahkan, tantangan terbesarnya bukan sekadar membangun sistem canggih, tapi memastikan sistem benar-benar dapat dirasakan manfaatnya, mudah diakses, terjangkau, inklusif, dan berdampak nyata.
âDengan penerapan âAI âdi lingkungan Pemprov, akan menjadikan Jakarta lebih modern dan siap menjadi kota global. Sekarang, Jakarta sedang berbenah ke arah sana,â tegasnya. Gubernur berharap, melalui FGD, berbagai gagasan dan rencana dapat diterapkan menjadi solusi. Ini juga harus menjadi aksi nyata yang berdampak positif bagi peningkatan kualitas hidup warga Jakarta
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Atika Nur Rahmania, menambahkan, FGD merupakan wujud komitmen Pemprov dalam mendorong transformasi digital yang menjadi pondasi pembangunan menuju Jakarta sebagai kota global.
Kolaborasi bersama BCG dan AI.3 diharapkan bukan hanya memperkenalkan dan mengaktivasi teknologi, tetapi membangun cara pandang dan kerangka pikir dalam menjawab tantangan perkotaan.
Ini mulai dari permasalahan kemacetan, banjir, hingga efisiensi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi yang tepat sasaran. wid/G-1
- artificial intelligence (AI)
- pramono anung
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Pemkot Bandung Gercep Tangani Longsoran Tebing di Dago Bengkok
-
Harimau Sumatra Terekam Kamera Jebak di Hutan Harapan
-
OpenAI Rilis Fitur Health di ChatGPT, Terhubung ke Apple Health dan Rekam Medis
-
Polres Karawang Bongkar Jaringan Sabu Karawang-Bekasi
-
Ribuan Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu saat Libur Tahun Baru Islam
-
Trump: Kesepakatan AS-Iran akan Ditandatangani Hari Minggu, Selat Hormuz akan Dibuka
-
EwasteRJ dan Acer Libatkan 50 SMA Jabodetabek dalam Program Pengelolaan Sampah Elektronik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.