Gelombang Tinggi Intip Laut Penajam, Wisatawan Diimbau Menjauhi Pantai
Jumat, 25 Jul 2025, 12:37 WIBPENAJAM â Gelombang tinggi diperkirakan bakal menerjang laut Penajam. Untuk itu, Para pengunjung objek wisata pantai di Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kalimantan Timur diminta untuk mewaspadai adanya gelombang tinggi tersebut. Sementara jauhi pantai dan tetap selalu berhati-hati memperhatikan keselamatan diri.
"Wisatawan yang hendak kunjungi sejumlah objek wisata pantai diminta untuk waspadai gelombang tinggi," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara Muhammad Sukadi Kuncoro ketika ditanya menyangkut potensi angin selatan dan gelombang tinggi di Penajam, Jumat.
"Gelombang tinggi sudah terjadi selama satu pekan terakhir dengan ketinggian gelombang mencapai satu hingga 1,5 meter," katanya. Potensi angin kencang dari arah selatan yang disertai gelombang tinggi harus diwaspadai, dan pada saat akhir pekan pengunjung atau wisatawan selalu memadati objek wisata Pantai Sipakario, Pantai Tanjung, dan Pantai Corong Kabupaten Penajam Paser Utara.
Pengunjung yang berwisata di objek wisata pantai tersebut perlu menjauhi wilayah pesisir pantai, agar tidak membahayakan diri dari ancaman gelombang tinggi. Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kota Balikpapan, lanjut dia, mengingatkan gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2025, disertai adanya potensi pasang air laut.
Nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara juga diingatkan agar memperhatikan peralatan keselamatan sebelum melaut, dan terlebih dahulu harus memastikan kondisi kelayakan perahu beserta mesin.
Nelayan harus menyiapkan jaket pelampung keselamatan dan radio telekomunikasi ketika hendak melaut, karena kelengkapan itu perlu dipersiapkan untuk mengantisipasi berbagai potensi risiko yang terjadi di tengah laut. "Kami anjurkan nelayan memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan BMKG untuk minimalisasi risiko yang bakal terjadi saat melaut," katanya lagi.
BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara meminta warga terutama di wilayah pesisir untuk selalu waspada potensi gelombang tinggi dan angin kencang itu. "Penyedia dan pengguna jasa pelayaran juga diingatkan berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan gelombang besar," demikian Muhammad Sukadi Kuncoro.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menata ulang penyelenggaraan angkutan laut tradisional di Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sebagai respons atas temuan masalah perizinan dan keselamatan yang telah lama mengakar.Â
"Kami bersama seluruh pemangku kepentingan terkait bersepakat untuk melakukan revitalisasi secara menyeluruh, mulai dari aspek perizinan kapal, standardisasi dermaga, hingga penyesuaian tarif," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Irhamsyah di Samarinda, Kamis.
Keseriusan tersebut diupayakan dalam rapat koordinasi bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan, baru-baru ini, ujar dia. Sejumlah instansi lain yang terlibat antara lain Dishub Kota Balikpapan, Dishub Kabupaten PPU, Distrik Navigasi (Disnav) Kelas I Samarinda, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kaltim, PT Pelindo IV Cabang Balikpapan, DPC Gapasdap Kaltim, serta PT Pertamina Hulu Kaltim.
Saat ini terdapat 44 unit klotok dan 187 unit perahu motor yang melayani rute Kampung Baru-Penajam, serta 76 unit perahu motor yang beroperasi di lintasan Semayang-Penajam.
- gelombang tinggi
- keamanan wisatawan
- BPBD Penajam Paser Utara
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Jelang Imlek, Pemprov DKI gelar Bersih-bersih Klenteng dan Vihara
-
Suasana yang Tenang Tiba-tiba Berubah Riuh Ketika Laut Bergelombang Tinggi Lalu Menghantam Rumah-rumah yang Penghuninya Terlelap
-
Perlindungan atau Kendali Digital? Spanyol Bakal Larang Sosial Media untuk Anak di Bawah 16 Tahun
-
Potensi Gelombang Tinggi di Wilayah Sulawesi Utara
-
BMKG Ingatkan Warga untuk Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Sulut
-
Menag Nasaruddin Umar Terima 100 Ton Kurma dari Raja Arab Saudi untuk Masyarakat Indonesia
-
Ribuan Warga Lokal Padati Bukit Merese Mandalika di Libur Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.