• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Etawalin Hadirkan Kemasan ...

Etawalin Hadirkan Kemasan Limited Edition Maia Estianty dan Perluas Edukasi Kesehatan Sendi

Selasa, 30 Jun 2026, 18:07 WIB

JAKARTA – PT Etos Kreatif Indonesia memanfaatkan ajang Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk memperkenalkan kemasan edisi terbatas Susu Kambing Herbal Etawalin yang menampilkan brand ambassador Maia Estianty. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat edukasi kesehatan sendi sekaligus menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.

Kemasan bertajuk Etawalin Special Limited Edition Kemasan Maia Estianty resmi diperkenalkan di booth Etawalin pada hari Senin (29/6). Dalam desain terbaru itu, Maia dihadirkan sebagai sosok "Ratu Sejagat (Sendi terJAGA kuaT)" yang merepresentasikan perempuan aktif dan produktif di berbagai fase kehidupan.

Ket. Foto: Maia Estianty, Brand Ambassador Etawalin saat bertindak sebagai Queen Cashier di Booth Etawalin Jakarta Fair Kemayoran, pada hari Senin (29/6). Di sini jenama susu kambing ini meluncurkan kemasan edisi terbatas bergambar Maia Estianty, edukasi kesehatan sendi, pemeriksaan gratis, dan serta strategi memperluas pasar ke berbagai kelompok usia. — Sumber: Etawalin

Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam Jakarta Fair Kemayoran merupakan bagian dari upaya memperluas edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sendi dan tulang.

"Jakarta Fair menjadi momentum yang sangat penting bagi kami untuk memperkenalkan lebih dekat Susu Kambing Herbal Etawalin kepada masyarakat Indonesia. Kesehatan sendi dan tulang merupakan fondasi penting untuk menjaga produktivitas dan kualitas hidup," ujar Andik.

Menurutnya, peluncuran kemasan edisi khusus bersama Maia Estianty bukan sekadar menghadirkan tampilan baru, tetapi juga memperkuat posisi Etawalin di pasar susu herbal.

Ia menjelaskan perusahaan terus mengembangkan berbagai varian produk, mulai dari kemasan sachet, Etawalin Delicate dengan kadar gula lebih rendah, hingga Etawalin Sereal. Dalam waktu dekat, perusahaan juga berencana menghadirkan produk baru yang disesuaikan dengan karakteristik target pasar yang semakin beragam.

Andik mengungkapkan kerja sama dengan Maia Estianty selama enam bulan terakhir memberikan dampak positif terhadap kepercayaan konsumen terhadap merek tersebut.

"Kami melihat tren konsumen yang usianya di bawah target awal justru mulai banyak mengonsumsi Etawalin. Artinya pasar kami semakin luas. Harapannya, masyarakat mulai menjaga kesehatan sebelum muncul keluhan, bukan setelah sakit," ungkapnya.

Ia menambahkan, strategi pemasaran perusahaan kini disesuaikan dengan karakter setiap kelompok usia melalui pemilihan produk, saluran distribusi, hingga media komunikasi yang berbeda untuk generasi muda maupun konsumen yang lebih dewasa.

Meski penjualan terbesar masih berasal dari Pulau Jawa, distribusi produk disebut telah menjangkau seluruh Indonesia melalui jaringan ritel modern, apotek, serta kanal daring dan luring.

Andik juga menyebut Etawalin telah memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya Indonesia Best Brand Award 2025 dan Top Brand Award 2026, yang menurutnya menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk tersebut.

Sementara itu, Maia Estianty mengaku menerima tawaran menjadi brand ambassador setelah lebih dulu mengonsumsi Etawalin selama sekitar dua tahun.

"Ketika ditawari menjadi brand ambassador, saya memang sudah mengonsumsinya. Jadi saya merasa lebih mudah menjelaskan karena memang saya sendiri memakainya," kata Maia.

Ia mengatakan memasuki usia 50 tahun membuatnya semakin selektif memilih produk yang dikonsumsi, termasuk lebih mengutamakan bahan-bahan herbal. Baginya semakin bertambahnya usia perlu memilih apa yang dikonsumsi.

"Semakin bertambah usia, kita harus lebih menyortir apa yang masuk ke tubuh. Saya memang menyukai produk herbal dan memilih varian Delicate karena kandungan gulanya lebih rendah," ujarnya.

Maia mengaku sebelumnya pernah mengalami keluhan nyeri punggung dan gangguan lutut yang sempat menghambat aktivitas ibadah. Bahkan saat menjalankan umrah ia tidak bisa sujud namun sekarang sudah normal kembali.

"Saat umrah dulu saya sempat tidak bisa sujud dan harus menggunakan kursi. Sekarang alhamdulillah sudah bisa tanpa kursi," tuturnya.

Selain tetap aktif bekerja, berolahraga, dan bepergian, Maia mengatakan dirinya kini juga menikmati peran sebagai nenek yang sering menggendong cucunya. Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan investasi agar tetap dapat menikmati berbagai aktivitas bersama keluarga.

Dalam rangkaian Jakarta Fair Kemayoran 2026, Etawalin juga menggelar talkshow kesehatan bertajuk Herbatalk bersama dr. Lilir Amalini, Sp.N., CFIDN, AIFO-K. Dalam kesempatan tersebut, dr. Lilir menjelaskan bahwa keluhan nyeri sendi kini tidak hanya dialami kelompok lanjut usia, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada usia produktif akibat pola hidup yang kurang sehat.

Menurutnya, kebiasaan duduk terlalu lama, kurang bergerak, mengangkat beban dengan posisi yang tidak tepat, hingga postur tubuh yang buruk dapat meningkatkan tekanan pada otot dan sendi. Ia mengingatkan pentingnya menjaga mobilitas melalui aktivitas fisik yang teratur, mempertahankan berat badan ideal, memperbaiki postur tubuh, serta memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

“Berbagai bahan herbal dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat untuk membantu menjaga kondisi tubuh secara menyeluruh,” paparnya.

Selain peluncuran kemasan edisi khusus, booth Etawalin di Jakarta Fair Kemayoran 2026 menghadirkan berbagai program seperti pemeriksaan kesehatan gratis, promo pembelian, permainan interaktif berhadiah, hingga edukasi kesehatan kepada pengunjung.

Pada kesempatan yang sama, PT Etos Kreatif Indonesia juga memperkenalkan sejumlah produk kesehatan lainnya, antara lain Freshmag, Etawaku Platinum, Zymuno Essential, Etawaherb, Bio Insuleaf, dan Fresh Vision.

  • kesehatan tulang
  • Etawalin
  • Kesehatan Sendi
  • Gaya Hidup Sehat
  • industri kesehatan Indonesia
  • PRJ 2026
  • Maia Estianty
  • Jakarta Fair 2026
  • PT Etos Kreatif Indonesia
  • susu kambing herbal
  • Herbatalk
  • dr Lilir Amalini
  • produk kesehatan herbal
  • limited edition
  • pameran Jakarta Fair

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.