Trump akan Bertemu Xi di Tiongkok untuk Atasi Ketegangan Tarif

Kamis, 24 Jul 2025, 01:00 WIB

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada Selasa (22/7), menyatakan akan segera mengunjungi Tiongkok. Kunjungan ini bertujuan untuk mengatasi ketegangan perdagangan dan keamanan yang kian meningkat antara kedua negara adidaya tersebut.

"Presiden Xi telah mengundang saya ke Tiongkok, dan kami mungkin akan melakukannya dalam waktu dekat," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval Gedung Putih.

Ket. Foto: Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump — Sumber: istimewa

"Agak jauh, tapi tidak terlalu jauh. Dan saya diundang oleh banyak orang, dan kami akan segera membuat keputusan," tambahnya.

Pembantu Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping telah membahas potensi pertemuan antara kedua pemimpin selama lawatan Presiden AS ke Asia pada akhir 2025. Diskusi mencakup kemungkinan singgahnya Trump sekitar waktu pertemuan puncak Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan, atau pembicaraan di sela-sela acara pada 30 Oktober hingga 1 November.

Pertemuan antara Trump dan Xi atau Putin akan menjadi pertemuan tatap muka pertama antara kedua pemimpin tersebut sejak pelantikan Trump pada 20 Januari untuk masa jabatan keduanya. Gedung Putih dan Kementerian Luar Negeri Tiongkok menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

Kesepakatan Perdagangan 

Lebih lanjut, Trump mengumumkan perjanjian dagang baru dengan Filipina setelah pertemuannya dengan Presiden Ferdinand Marcos di Gedung Putih, Selasa.

"Kunjungan yang indah, dan kami menyelesaikan Kesepakatan Perdagangan kami, yang mana Filipina akan memasuki PASAR TERBUKA dengan Amerika Serikat, dan NOL Tarif. Filipina akan membayar Tarif 19 persen," tulis Trump di Truth Social.

Seperti dikutip dari Antara, sebelumnya, AS telah mengumumkan tarif 20 persen untuk ekspor Filipina, yang akan mulai berlaku pada 1 Agustus.

Kedua negara juga sepakat untuk melanjutkan kerja sama militer, kata Trump.

Trump juga mengumumkan bahwa AS telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Jepang, yang akan menerapkan tarif sebesar 15 persen pada barang-barang Jepang.

Jepang akan menginvestasikan 550 miliar dollar AS ke AS, yang akan menerima 90 persen keuntungannya, kata Trump, seraya menambahkan bahwa kesepakatan itu akan menciptakan ratusan ribu lapangan pekerjaan.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.