Padang Pariaman Petakan 20.000 Hektare Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan
Kamis, 24 Jul 2025, 17:30 WIBKabupaten Padang Pariaman - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) memetakan wilayahnya terdapat sekitar 20 ribu hektare (ha) lahan tidur yang bisa dioptimalisasikan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Dinas Pertanian Kabupaten Padang Pariaman sudah melakukan inventarisasi dan terdapat sekitar 20 ribu ha lahan tidur yang siap kita optimalkan," kata Bupati Padang Pariaman, Provinsi Sumbar John Kenedy Azis di Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (24/7).
Hal tersebut disampaikan John Kenedy Azis di sela-sela peluncuran program ketahanan pangan jagung bertajuk "Ba Jaguang: Dari Ranah Minang untuk Ketahanan Pangan Indonesia" di Kabupaten Padang Pariaman.
Eks anggota DPR RI periode 2014-2024 tersebut menyebut puluhan ribu lahan tidur tersebut tersebar di banyak wilayah, namun paling luas berada di Kecamatan Ulakan Tapakis dan Kecamatan Toboh Gadang.
"Nantinya fokus kita tidak hanya pada jagung saja, tapi juga menyasar tanaman lain agar lahan-lahan yang tidak produktif ini bisa dimanfaatkan," kata dia.
Saat ini pemerintah daerah sedang fokus melakukan pembenahan saluran irigasi yang rusak di beberapa daerah, agar menjadi bagian suksesnya program ketahanan pangan nasional terutama di Kabupaten Padang Pariaman.
Pada kesempatan itu, ia mengatakan Kabupaten Padang Pariaman sudah menjalin kerja sama dengan PT Mekar Agrifin Teknologi (Paten Mekar Tani), dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar terkait penanaman 300 ha jagung di Kecamatan Ulakan Tapakis.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menegaskan Ranah Minang harus bisa memanfaatkan lahan-lahan tidur sehingga kebutuhan pangan lokal terpenuhi tanpa harus bergantung ke daerah lain.
"Semangat kedaulatan pangan itu bagaimana kita bisa memenuhi kebutuhan makan rakyat tanpa harus bergantung kepada yang lain," kata gubernur memotivasi.
- Padang Pariaman
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kronologi Pangeran Arab Sleeping Prince Akhirnya Meninggal Setelah 20 Tahun Koma Tanpa Sadar!
-
AS Klaim Kapal-kapalnya Bebas Melintasi Terusan Panama
-
Klub-klub Inggris dan Spanyol Siap Bentrok di 16 Besar
-
Yusril Sebut Efisiensi Anggaran Dilakukan karena 30 Persen APBD Bocor dan Tidak Dapat Dipertanggungjawabkan
-
Suriah Bakal Gelar Pemilu Parlemen Pertama Pasca Runtuhnya Rezim Assad
-
10.000 Bangunan Hancur Akibat Dua Kebakaran Besar di LA
-
Dua Produk Pipa Besar Vinilon Group Raih Rekor MURI
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.