Messi Mundur dari All-Star, MLS Bungkam

Kamis, 24 Jul 2025, 11:38 WIB

LOS ANGELES - Komisioner Major League Soccer Don Garber menolak berkomentar mengenai apakah liga berencana memberikan sanksi kepada Lionel Messi setelah bintang Inter Miami dan Argentina itu mengundurkan diri dari pertandingan All-Star pada hari Rabu (23/7) atau Kamis (24/7) waktu Indonesia bagian Barat.

Messi dan rekan setimnya di Miami, Jordi Alba, keduanya dijadwalkan menjadi starter pada pertandingan puncak hari Rabu di Austin, di mana gabungan MLS XI mengalahkan tim yang mewakili Liga-MX Meksiko dengan skor 3-1.

Ket. Foto: Lionel Messi — Sumber: Foxsports

Namun berita tersiar pada Rabu pagi, Miami telah memberi tahu MLS bahwa kedua pemain tersebut tidak akan tampil dalam pertandingan, karena alasan yang belum jelas.

Penolakan di menit-menit terakhir ini membuat Messi dan Alba terancam larangan bermain satu pertandingan dari MLS. Berdasarkan peraturan liga, pemain yang terpilih untuk pertandingan All-Star wajib berpartisipasi, kecuali mereka memiliki alasan yang sah untuk tidak berpartisipasi seperti cedera.

Namun Garber bungkam mengenai kemungkinan sanksi bagi Messi menyusul ketidakhadirannya yang kontroversial, menolak mengatakan apakah liga akan melanjutkan dan mengeluarkan larangan terhadap bintang terbesarnya, yang sekarang bisa absen dalam pertandingan Miami melawan FC Cincinnati akhir pekan ini.

"Apa pun yang akan terjadi terkait akhir pekan depan, kami tidak akan membicarakannya hari ini," kata Garber kepada wartawan menjelang pertandingan hari Rabu.

"Pertandingannya baru akan digelar akhir pekan ini dan kami tidak perlu menjawabnya. Kami sedang menjalani proses ini selagi kami berbicara."

Sementara Messi (38) tidak menunjukkan tanda-tanda cedera saat mencetak dua gol dalam kemenangan Miami atas New York Red Bulls akhir pekan lalu, Garber mencatat bintang Argentina itu baru-baru ini menyelesaikan jadwal pertandingan yang padat.

Messi telah memainkan sembilan pertandingan dalam 35 hari -- empat di Piala Dunia Antarklub dan lima di kompetisi domestik -- dan bermain 90 menit di setiap pertandingan.

"Jadwal Miami berbeda dengan tim lain," kata Garber. "Sebagian besar tim kami mendapat jeda 10 hari. Miami tidak. Jadi, kami harus mengatasinya sebagai liga."

Namun Garber menambahkan: "Pada saat yang sama, kami juga punya aturan. Dan kami juga harus mengaturnya. Jadi, kami ingin sekali Leo ada di sini dan semua pemain yang terpilih ada di sini."

Garber mengatakan liga seharusnya diberitahu lebih awal bahwa Messi berencana melewatkan pertandingan hari Rabu.

"Seharusnya kita tahu lebih awal," tambah Garber. "Seharusnya kita mengatasinya lebih awal. Tidak diragukan lagi."

Partisipasi Messi dan Alba dalam pertandingan All-Star sempat diragukan setelah pelatih Miami Javier Mascherano mengindikasikan pada akhir pekan bahwa ia ingin Messi dan Alba beristirahat. 

"Para pemain dipanggil. Saya lebih suka mereka beristirahat, tapi itu bukan keputusan saya," kata Mascherano. 

"Saya tahu betapa pentingnya Pertandingan All-Star, dan sejauh yang saya tahu, belum ada keputusan dari klub -- semuanya berjalan seperti biasa."

Messi bergabung dengan MLS pada tahun 2023, beberapa bulan setelah memimpin Argentina meraih kemenangan di Piala Dunia 2022.

Pemenang Ballon D'Or delapan kali ini telah memberikan dampak transformatif pada liga sejak kedatangannya, meningkatkan profil global MLS dan membuat penjualan tiket meroket.

Ditanya di akhir konferensi pers hari Rabu apakah mantan bintang Inggris dan Los Angeles Galaxy, David Beckham, tetap menjadi pemain paling berpengaruh dalam sejarah liga, Garber menjawab: "MLS tidak akan seperti sekarang ini tanpa David Beckham, tetapi MLS juga tidak akan seperti sekarang ini tanpa Leo Messi."

  • Lionel Messi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.